Kampanye Pemilu Dini Jerman: Apa Agenda Elon Musk buat AfD?
Miliarder dan orang kepercayaan Trump, Elon Musk, mendukung partai populis sayap kanan AfD pada beberapa kesempatan. Apa yang ingin…
Pada hari Sabtu di Halle, Musk juga mengatakan "Nasib Eropa, nasib dunia dapat bergantung pada pemilu ini," bahkan mungkin "masa depan peradaban."
Elon Musk mendukung Presiden AS Donald Trump selama kampanye pemilu dengan seruan yang sangat mirip. Di luar AS, Musk tidak hanya berhubungan dengan AfD. Ia juga dikatakan dekat dengan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni dari partai sayap kanan Fratelli d'Italia.
Musk memang menyambut baik kebijakan libertarian yang hanya memberikan kekuasaan legislatif minimal kepada negara. Konsultan politik dan spesialis media sosial Martin Fuchs mengatakan kepada media Jerman, Bayerischer Rundfunk, mengatakan bahwa die-die serupa juga kemungkinan akan diadopsi oleh AfD.
"Dan AfD mungkin adalah mitra yang paling mudah diyakinkan untuk menimbulkan kerusuhan dan kekacauan," ujar Martin Fuchs.
Selain nasionalisme, AfD juga mendukung deregulasi ekonomi dan dalam konteks ini menentang Uni Eropa yang dianggap sebagai mesin regulasi. Meskipun ekonom Veronika Grimm mengatakan bahwa: "AfD bukanlah partai yang jelas-jelas liberal secara ekonomi," katanya kepada penyiar ARD.
Seperti AfD, Musk juga sering menentang gerakan Woke. Dia menyebarkan mitos konspirasi seperti pemikiran bahwa elit Eropa ingin mengganti penduduk lokal dengan orang-orang dari wilayah lain di dunia.
Diadaptasi dari artikel DW berbahasa Jerman

Baca tanpa iklan