Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengapa Banyak Warga Thailand Jadi Sandera Hamas? Ternyata Ini Penyebabnya

Lima warga negara Thailand yang disandera Hamas sejak serangannya terhadap Israel pada 7 Oktober 2023 lalu telah berhasil dibebaskan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Mengapa Banyak Warga Thailand Jadi Sandera Hamas? Ternyata Ini Penyebabnya
Via Bangkok Post
SANDERA HAMAS - Pekerja Thailand dari Israel turun di bandara Don Mueang pada Kamis (30/1/2025)pagi. Mereka adalah beberapa dari ribuan warga Thailand yang bekerja di Israel dan banyak diantara mereka jadi sandera Hamas. /Foto: Angkatan Udara Kerajaan Thailand 

 

TRIBUNNEWS.COM, BANGKOK - Lima warga negara Thailand yang disandera Hamas sejak serangannya terhadap Israel pada 7 Oktober 2023 lalu telah berhasil dibebaskan.

Lima warga Thailand itu dibebaskan pada, Kamis (30/1/2025) kemarin.

Mereka termasuk diantara 31 warga Thailand yang diculik oleh kelompok Hamas dimana  23 diantaranya telah dibebaskan.

Dua lainnya telah dipastikan tewas dan status satu orang yang tersisa belum jelas.

Menurut Kementerian Luar Negeri Thailand, 46 warga Thailand tewas selama konflik Hamas dan Israel.

Termasuk dua orang warga Thailand  yang tewas saat ditawan Hamas.

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka adalah bagian dari puluhan ribu pekerja Thailand di Israel.

PEMBEBASAN SANDERA - Kolase foto ini dibuat pada Jumat (31/1/2025) dari publikasi resmi Telegram Brigade Al-Qassam (sayap militer Hamas) dan Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Tel Aviv pada Kamis (30/1/2025) memperlihatkan sandera Israel; baris atas (kiri-kanan) Agam Berger, Arbel Yehud, dan Gadi Moshe Mozes; baris bawah (kiri-kanan) lima warga Thailand dan proses penyerahan mereka, saat dibebaskan oleh Brigade Al-Qassam dan Brigade Al-Quds dalam pertukaran tahanan ketiga antara Israel-Hamas di Jalur Gaza pada Kamis.
PEMBEBASAN SANDERA - Kolase foto ini dibuat pada Jumat (31/1/2025) dari publikasi resmi Telegram Brigade Al-Qassam (sayap militer Hamas) dan Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Tel Aviv pada Kamis (30/1/2025) memperlihatkan sandera Israel; baris atas (kiri-kanan) Agam Berger, Arbel Yehud, dan Gadi Moshe Mozes; baris bawah (kiri-kanan) lima warga Thailand dan proses penyerahan mereka, saat dibebaskan oleh Brigade Al-Qassam dan Brigade Al-Quds dalam pertukaran tahanan ketiga antara Israel-Hamas di Jalur Gaza pada Kamis. (Telegram Brigade Al-Qassam/Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Tel Aviv)

Mengapa ada begitu banyak orang Thailand di Israel?

Israel pernah sangat bergantung pada pekerja Palestina.

Akan tetapi Israel mulai mendatangkan sejumlah besar pekerja migran setelah pemberontakan Palestina tahun 1987-93 yang dikenal sebagai Intifada pertama.

Sebagian besar pekerja migran itu berasal dari Thailand.

Dan warga Thailand tetap menjadi kelompok buruh tani asing terbesar di Israel saat ini.

Pekerja asal Thailand itu  memperoleh penghasilan jauh lebih banyak daripada yang mereka peroleh di negara asal mereka.

Thailand dan Israel menerapkan perjanjian bilateral satu dekade lalu untuk memudahkan jalan bagi pekerja di sektor pertanian.

Israel dikritik karena kondisi kerja buruh tani Thailand.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas