Profil Recep Tayyip Erdogan: Dari Mantan Pesepak Bola hingga Jabat Presiden Turki
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menjadwalkan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Sebelum menjabat sebagai presiden, dia adalah mantan pesepakbola
Editor:
Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menjadwalkan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada Selasa (11/2/2025)-Rabu (12/2/2025).
Kunjungan kenegaraan itu termasuk pertemuan bilateral dan pelaksanaan perdana High-Level Strategic Cooperation Council (HLSCC) antara Indonesia dan Turki.
Erdogan adalah seorang politikus yang menjabat sebagai Presiden Turki ke-12 dan saat ini sejak 2014.
Baca juga: 2.500 Pelajar Bersiap Sambut Erdogan di Bogor, Spanduk dan Bendera Hiasi Kedatangan Presiden Turki
Sebelumnya, Erdogan menjabat sebagai Perdana Menteri Turki mulai dari 2003-2014 dan sebagai Wali Kota Istanbul dari 1994 hingga 1998.
Sebelum terjun ke dunia politik, tidak banyak yang tahu Erdogan adalah seorang pesepak bola.
Seperti dilansir dari Wikipedia, Erdogan tumbuh dan sekolah di Istanbul, Turki.
Dia mengenal sepak bola setelah bergabung dengan klub semi profesional di Camialtispor FC.
Erdogan ingin bergabung dengan salah satu klub sepak bola papan atas di Turki, yaitu Fenerbahce.
Namun, ayah Erdogan menolaknya.
Ada jejak peninggalan Erdogan berupa stadion di Kasimpasa SK yang diberi nama menurut namanya.
Erdogan mempunyai keterikatan dengan klub sepak bola di Turki, Basaksehir FK.
Basaksehir FK merupakan klub plat merah milik Kementerian Pemuda dan Olahraga Turki.
Di dalam klub itu disebut masih dikuasai Partai Pembangunan dan Keadilan Turki (AKP) yang mengusung Erdogan.
Klub ini berdiri pada 1990. Pada musim 2019-2020, klub ini memastikan diri menjadi kampiun Liga Turki untuk pertama kali dałam sejarah klub.
Baca juga: Erdogan dan Anwar Ibrahim Saling Lontarkan Pujian dalam Lawatan sang Presiden Turki di Malaysia
Agenda Erdogan di Indonesia
Baca tanpa iklan