Mengapa Arab Saudi Dipilih sebagai Tempat Pertemuan Dialog Rusia-Ukraina?
Simak faktor-faktor yang membuat Arab Saudi tempat yang tepat untuk perundingan antara Rusia dan Amerika soal perang Rusia-Ukraina.
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha

TRIBUNNEWS.COM - Pada Rabu (12/2/2025), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan Washington dan Rusia akan mulai melakukan negosiasi untuk mengakhiri perang di Ukraina.
Tempat yang diajukan untuk pertemuan pertama adalah Arab Saudi, Al Jazeera melaporkan.
Riyadh langsung menyatakan dukungannya terhadap rencana ini.
Keputusan untuk memilih Arab Saudi sebagai lokasi pertemuan ini bukan tanpa alasan.
Ada beberapa faktor yang menjadikan Arab Saudi pilihan strategis untuk menjadi mediator dalam konflik Ukraina-Rusia.
Apa saja itu? simak rangkumannya berikut ini.
Faktor-Faktor Pemilihan Arab Saudi sebagai Tempat Pertemuan
1. Hubungan Diplomatik yang Baik dengan Semua Pihak
Arab Saudi memiliki hubungan diplomatik yang sangat baik dengan AS, Rusia, dan Ukraina.
Negara ini dikenal karena kemampuannya dalam menjembatani ketegangan antara pihak-pihak yang terlibat dalam konflik, berkat sikap netralnya.
Arab Saudi tidak terlibat langsung dalam perang Ukraina dan tidak mengkritik Rusia atas invasi yang terjadi.
Baca juga: Ukraina Mangkir dari Dialog Penghentian Perang yang Dihadiri Rusia dan AS di Arab Saudi
Hal ini menjadikannya pilihan yang diterima oleh semua pihak yang bertikai.
Arab Saudi juga dikenal memiliki hubungan yang dekat dengan Donald Trump dan Vladimir Putin, yang menambah alasan mengapa negara ini dapat menjadi mediator yang diterima.
2. Netralitas dalam Konflik Ukraina
Sejak dimulainya perang Ukraina, Arab Saudi memutuskan untuk mempertahankan sikap netral.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.