Penyelidikan Terbaru: Blunder Besar Israel, IDF Abaikan 5 Sinyal Serangan Hamas 7 Oktober
Hasil penyelidikan terbaru oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengungkap bahwa militer Israel melakukan blunder besar menjelang serangan Hamas.
Penulis:
Febri Prasetyo
Editor:
Pravitri Retno W
TRIBUNNEWS.COM – Hasil penyelidikan terbaru oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengungkap. militer Israel melakukan blunder besar menjelang serangan Hamas tanggal 7 Oktober 2023.
IDF sebenarnya sudah melihat lima tanda aktivitas tak biasa yang dilakukan Hamas pada malam sebelum serangan. Namun, IDF justru memilih untuk mengabaikannya karena meyakini aktivitas itu bukanlah sinyal akan adanya serangan Hamas dalam waktu dekat.
Menurut hasil penyelidikan, keputusan yang diambil IDF pada malam antara 6 dan 7 Oktober didasarkan pada kajian yang salah tentang Hamas selama bertahun-tahun. Akibatnya begitu besar, yakni para pejabat di semua tingkat gagal memberikan peringatan serangan.
The Times of Israel melaporkan setidaknya ada lima sinyal yang menunjukkan aktivitas tak biasa Hamas.
Beberapa aktivitas itu juga punya alternatif penjelasan dan tidak dianggap cukup kuat untuk memberikan tanda bahwa akan ada serangan.
Namun, di samping itu ada pula sinyal, Hamas sedang mempertahankan aktivitas rutinnya seperti biasa.
Salah satu hal yang tak biasa atau anomali adalah adanya beberapa SIM card Israel di tangan pasukan Nukhba milik Hamas. Empat lainnya masih dirahasiakan.
Masing-masing tanda tidak mengindikasikan hal yang sangat penting di IDF. Sebelumnya, beberapa di antaranya sudah pernah muncul.
Namun, banyaknya kemunculan tanda itu merupakan hal yang tidak biasa. Oleh karena itu, para perwira intelijen Israel melakukan banyak pengecekan pada malam sebelum serangan.
Setelah ada pengecekan, sejumlah tanda itu diabaikan, sedangkan yang lainnya tetap terbuka untuk diselidiki. Tidak ada satu pun perwira Israel yang menafsirkan tanda-tanda itu sebagai sinyal serangan dalam waktu dekat.
Penyelidikan mendapati ada data intelijen lainnya yang sebenarnya bisa digunakan untuk melakukan penyelidikan. Data itu sudah sampai kepada para perwira senior, sedangkan yang lainnya tidak mengetahuinya.
Baca juga: Hamas Tanggapi Investigasi IDF: Kegagalan Israel pada 7 Oktober adalah Bukti Kekuatan Palestina
Seandainya gambaran besar data intelijen itu sudah dilihat oleh para perwira tertinggi, barangkali mereka akan meningkatkan level peringatan tentang serangan Hamas.
IDF kemudian menyebutkan alasan peringatan itu tidak disampaikan meski sudah ada tanda-tanda serangan.
1. Anggapan Israel sedang dalam periode tenang dengan Hamas di Gaza. Hamas dianggap memfokuskan serangan di Tepi Barat.
2. Kurangnya rapat untuk kajian intelijen tentang perkembangan situasi.
Baca tanpa iklan