Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ketar-ketir dengan Program Nuklir Iran: Tiongkok, Rusia, dan AS Gelar Pertemuan

Tiongkok mengumumkan akan mengadakan pembicaraan trilateral dengan Rusia dan Iran untuk membahas isu nuklir Iran.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Ketar-ketir dengan Program Nuklir Iran: Tiongkok, Rusia, dan AS Gelar Pertemuan
Kremlin.ru
PUTIN - Foto ini diambil dari laman Kremlin pada Rabu (12/3/2025), memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara dalam upacara pemberian penghargaan kenegaraan kepada perwira Kementerian Pertahanan dan Garda Nasional Rusia yang diadakan di Kremlin pada 23 Februari 2025. - Beijing mengumumkan akan mengadakan pembicaraan trilateral dengan Rusia dan Iran untuk membahas isu nuklir Iran. 

Sementara itu, hubungan dengan Amerika Serikat semakin kompleks.

Di bawah pemerintahan Donald Trump, AS menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 yang sebelumnya membatasi aktivitas nuklir Iran dengan imbalan keringanan sanksi.

Sejak saat itu, Iran mulai mengurangi komitmennya terhadap kesepakatan tersebut.

Pemerintahan Trump juga kembali menerapkan kampanye sanksi maksimal dan bahkan mengancam tindakan militer terhadap Iran.

Namun, meskipun ada ancaman tersebut, Iran secara tegas menolak berunding langsung selama sanksi masih berlaku.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengungkapkan Teheran kini tengah menunggu perwakilan dari negara-negara Arab untuk menyampaikan surat yang dikirimkan oleh Presiden Trump.

Surat tersebut berisi ajakan untuk berdialog dan memperingatkan kemungkinan aksi militer.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, meskipun upaya internasional untuk memperbarui kesepakatan nuklir terus dilakukan, tantangan besar tetap ada.

Rencana baru dari AS, China, dan Rusia menunjukkan, program nuklir Iran tetap menjadi topik hangat dalam diplomasi internasional.

Latihan Angkatan Laut Gabungan di Teluk Oman

Dalam perkembangan lain, Iran, Rusia, dan Tiongkok memulai latihan angkatan laut gabungan di Teluk Oman.

Aktivitas ini menandai tahun kelima sejak ketiga negara tersebut melakukan latihan militer bersama.

Latihan ini, yang diberi nama "Sabuk Keamanan Laut 2025".

Latihan gabungan dimulai di dekat pelabuhan Chabahar, Iran, pada Selasa (11/3/2025).

Baca juga: Trump Kirim Surat Ancaman Aksi Militer ke Iran, Khamenei Sebut AS Perundung

Tujuannya adalah untuk memperkuat kerja sama antar angkatan laut negara-negara peserta.

Dikutip dari Al Jazeera, latihan ini mencakup beberapa kegiatan militer, seperti penyerangan target maritim, pengendalian kerusakan, dan operasi pencarian dan penyelamatan gabungan.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas