Warga Jepang Ditangkap, Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Lalu Lintas yang Menewaskan WNI di Hiroshima
Menurut polisi, tersangka yang ditangkap adalah Toshiya Suezawa (30), seorang eksekutif perusahaan asal Naka-ku, Kota Hiroshima
Editor: Eko Sutriyanto

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Seorang warga Jepang yang dibonceng sepeda motor ditangkap oleh polisi Hiroshima karena diduga sebagai penyebab kecelakaan yang menewaskan seorang WNI di Terowongan Eba, Hiroshima, pada Sabtu (22/3/2025) sekitar pukul 22.40 waktu setempat.
"Seorang pria berusia 30 tahun yang menjadi pembonceng ditangkap karena dicurigai melakukan pembunuhan dan kelalaian berat dalam kecelakaan yang menyebabkan sepeda motor menabrak dinding luar terowongan, menewaskan satu orang WNI," ujar sumber Tribunnews.com di kepolisian Jepang, Kamis (27/3/2025).
Menurut polisi, tersangka yang ditangkap adalah Toshiya Suezawa (30), seorang eksekutif perusahaan asal Naka-ku, Kota Hiroshima.
Ia dibonceng oleh seorang pria berusia 22 tahun berkewarganegaraan Indonesia bernama Tuppak Hamonangan Nami Padang, saat melintas di jalan kota Ebanami, Naka-ku, Hiroshima, 22 Maret lalu.
Diduga, Suezawa memberikan instruksi yang salah yang menyebabkan Tuppak mengendarai motor ke arah yang berbahaya saat mencoba melarikan diri dari pengejaran polisi.
Baca juga: Kisah Sultan dan Mannullah Berjuang Wujudkan Mimpi Berangkat ke Jepang
Akibatnya, sepeda motor tersebut menabrak dinding luar terowongan, menewaskan Tuppak.
Saat diinterogasi, Suezawa membantah sebagian tuduhan.
"Fakta penangkapan ini ada yang berbeda. Saya sebenarnya sudah menyuruh pengemudi untuk berhenti," katanya.
Insiden ini terjadi ketika polisi mengejar sepeda motor dua tempat duduk yang melaju tanpa helm.
Kecelakaan pun tak terhindarkan, menyebabkan kematian Tuppak.
Kecelakaan ini menjadi topik hangat di berbagai forum komunitas, termasuk dalam grup diskusi Pencinta Jepang.
Bagi yang ingin berdiskusi lebih lanjut mengenai kejadian ini, dapat mengirimkan nama, alamat, dan nomor WhatsApp ke email tkyjepang@gmail.com.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.