Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Getaran Gempa M 7,7 Myanmar Terasa hingga Bangkok, PM Thailand Gelar Rapat Darurat

Gempa bumi besar mengguncang Myanmar dengan getaran yang terasa hingga Thailand pada Jumat (28/3/2025).

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Getaran Gempa M 7,7 Myanmar Terasa hingga Bangkok, PM Thailand Gelar Rapat Darurat
Tangkapan layar YouTube ANI News
GEMPA GUNCANG MYANMAR - Tangkapan layar YouTube ANI News pada Jumat (28/3/2025). Foto ini menunjukkan Sebuah gedung pencakar langit yang sedang dibangun runtuh di Bangkok pada tanggal 28 Maret setelah gempa bumi dahsyat melanda Myanmar 

TRIBUNNEWS.COM - Gempa bumi besar mengguncang Myanmar dengan getaran yang terasa hingga Thailand pada Jumat (28/3/2025).

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengatakan gempa bumi terjadi 2 kali dalam waktu yang berdekatan.

Gempa bumi pertama berkekuatan 7,7 SR terjadi di 16 km (10 mil) barat laut kota Sagaing pada kedalaman 10 km (6 mil) sekitar pukul 12:50 siang, waktu setempat, dikutip dari Al Jazeera.

Kemudian diikuti oleh gempa susulan berkekuatan 6,4 SR.

Akibat guncangan gempa, gedung pencakar langit setinggi 30 lantai di Bangkok runtuh.

Gedung yang merupakan kantor pemerintahan tersebut dilaporkan sedang dalam pengerjaan, dikutip dari DW.

"Gedung pencakar langit setinggi 30 lantai itu merupakan kantor pemerintah yang sedang dalam pengerjaan di utara ibu kota Thailand," lapor kantor berita AFP Prancis.

Rekomendasi Untuk Anda

Keruntuhan itu terjadi di dekat pasar Chatucak, yang merupakan pasar yang populer di Bangkok.

Namun sayangnya, reruntuhan gedung ini menyebabkan 43 pekerja konstruksi terjebak di bawahnya.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh wakil kepala polisi distrik Bang Sue, Worapat Sukthai.

Sukthai mengatakan bahwa ia mendengar suara teriakan minta tolong di sekitar lokasi.

"Ketika saya tiba untuk memeriksa lokasi, saya mendengar orang-orang berteriak minta tolong, mengatakan tolong saya," kata Worapat Sukthai.

Baca juga: Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Myanmar, BMKG Imbau Warga di Indonesia Tetap Tenang

Institut Nasional untuk Kedokteran Darurat (NIEM) Bangkok mengatakan bahwa satu orang meninggal dunia, 50 lainnya terluka akibat reruntuhan, dikutip dari CNN.

Atas insiden ini, Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra mengumumkan keadaan darurat di negaranya.

Tidak hanya itu, ia juga menghentikan kunjungan resminya ke pulau selatan Phuket untuk mengadakan pertemuan darurat.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas