Gempa Myanmar: Wartawan Asing Dilarang Liput Bencana
Korban terus bertambah tembus 2.000 jiwa, namun Junta Myanmar melarang jurnalis asing melakukan liputan di daerah-daerah yang hancur akibat gempa
Tayang:
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
timtribunsolo
Tangkapan layar YouTube Al Arabiya English
GEMPA MYANMAR - Tangkapan layar dari YouTube Al Arabiya English menunjukkan bangunan-bangunan rusak parah di Mandalay setelah gempa bumi berkekuatan 7,7 SR mengguncang Myanmar, Jumat (28/3/2025). Korban terus bertambah tembus 2.000 jiwa, namun Junta Myanmar melarang jurnalis asing melakukan liputan di daerah-daerah yang hancur akibat gempa
Larangan bagi wartawan asing untuk meliput peristiwa di Myanmar menunjukkan betapa rumitnya situasi yang dihadapi oleh masyarakat di sana.
Dengan larangan tersebut, skala bencana dapat menjadi tidak terlihat oleh dunia luar, dan dengan banyaknya korban yang jatuh, bantuan internasional menjadi semakin penting.
Sementara itu, momen berkabung yang diumumkan pemerintah menunjukkan betapa dalamnya dampak bencana ini terhadap kehidupan masyarakat Myanmar.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Berita Populer