Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Iran Disebut Tinggalkan Houthi demi Hindari Perang dengan AS, Militernya Pergi dari Yaman

Iran meninggalkan Houthi demi menghindari perang dengan AS. Militer Iran mulai angkat kaki dari Yaman utara yang dikuasai Houthi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Iran Disebut Tinggalkan Houthi demi Hindari Perang dengan AS, Militernya Pergi dari Yaman
X Khamenei/@khamenei_ir
ALI KHAMENEI - Foto ini diambil dari akun X Khamenei pada Kamis (13/3/2025) memperlihatkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, bertemu dengan sejumlah pimpinan dan fakultas Universitas Shahid Motahari di Teheran pada 3 Juli 2024. Pada Kamis (3/4/2025), Iran dikabarkan meninggalkan Houthi dan menarik tentaranya dari Yaman untuk menghindari perang melawan AS. 

Houthi menargetkan Israel dan kapal-kapal menuju Israel dengan melewati Laut Merah.

AS yang merupakan sekutu utama Israel, membentuk koalisi Laut Merah bersama Inggris dan negara pendukungnya.

Pesawat tempur AS kemudian meluncurkan serangan udara terhadap Yaman utara dengan alasan menargetkan Houthi dan mendesaknya untuk menghentikan blokade terhadap kapal-kapal terkait Israel di Laut Merah.

Serangan Houthi terhadap sempat berhenti pada 19 Januari 2025, menyusul perjanjian gencatan senjata yang disepakati oleh Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) dan Israel.

Namun, Houthi kembali menyerang Israel pada 14 Maret 2025 setelah Israel mengabaikan permintaan Houthi agar Israel membuka jalur penyeberangan bantuan kemanusiaan di Rafah. 

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Berita lain terkait Konflik Palestina vs Israel

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas