Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

 Isi Janji Manis Netanyahu ke Trump Agar Israel Terbebas Tarif Impor AS

PM Netanyahu tiba di Gedung Putih, Washington untuk menggelar pertemuan dengan Presiden Trump agar Israel bisa mendapat pengurangan tarif impor

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in  Isi Janji Manis Netanyahu ke Trump Agar Israel Terbebas Tarif Impor AS
YouTube The White House
TRUMP DAN NETANYAHU - Tangkapan layar The White House pada Selasa (8/4/2025), memperlihatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) dan Presiden AS Donald Trump (kanan) melakukan konferensi pers di Ruang Oval, Gedung Putih, pada hari Senin (7/4/2025). PM Netanyahu tiba di Gedung Putih, Washington untuk menggelar pertemuan dengan Presiden Trump agar Israel bisa mendapat pengurangan tarif impor 

Sementara itu ketika ditanya apakah pemerintahannya berencana menurunkan tarif terhadap barang Israel, Trump tidak memberikan janji apa pun.

"Kami telah dirugikan dan dimanfaatkan oleh banyak negara selama bertahun-tahun, dan kami tidak bisa membiarkannya lagi," ucap Trump seperti dikutip AFP.

Netanyahu-Trump Bahas Gencatan senjata

Selain membahas negosiasi tarif impor, Trump mengungkapkan bahwa AS dan Israel sedang berupaya membebaskan para sandera dan mendorong diberlakukannya gencatan senjata baru di Jalur Gaza.

“Kami sedang mempertimbangkan gencatan senjata baru. Kita lihat saja bagaimana kelanjutannya. Tapi prioritas kami adalah membebaskan para sandera,” ujar Trump.

Hal itu turut dikonfirmasi PM Netanyahu setelah menggelar pembicaraan di Ruang Oval, Gedung Putih.

Netanyahu mengatakan bahwa ia tengah mengupayakan  perundingan gencatan senjata baru  dengan Hamas untuk membebaskan sandera-sandera Gaza.

"Kami berkomitmen untuk membebaskan semua sandera," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam kesempatan itu ia kembali menyuarakan dukungannya terhadap rencana Trump yang ingin menempatkan Jalur Gaza di bawah kendali AS serta mendorong warga Palestina untuk meninggalkan wilayah tersebut.

(Tribunnews.com / Namira)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas