Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Viral Restoran di China Jual Tusuk Sate Bambu Pedas hingga Makanan Bernama Unik di Indonesia

Sebuah restoran tusuk sate bambu pedas di China selatan viral dan menarik perhatian pelanggan karena menu uniknya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Viral Restoran di China Jual Tusuk Sate Bambu Pedas hingga Makanan Bernama Unik di Indonesia
Tangkap layar kanal YouTube Tribun Muria
TUSUK SATE BUMBU - Tangkap layar kanal YouTube Tribun Muria pada Selasa (8/4/2025), menunjukkan pembuatan tusuk sate di Jepara, Jateng. Viral sebuah restoran tusuk sate bambu pedas di China selatan yang menarik perhatian pelanggan karena menu uniknya. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah restoran barbekyu di China selatan tengah viral dan menarik perhatian pelanggan.

Mayoritas pelanggan yang datang adalah perempuan.

Uniknya, restoran tersebut menawarkan 50 tusuk sate bambu pedas seharga 10 yuan atau kurang lebih Rp 22.500 (kurs Rp 2.279).

Dalam video viral yang beredar, terlihat seorang koki dari provinsi Hunan, Ma, tengah memanggang tusuk sate bambu yang ditaburi daun bawang dan bubuk cabai.

Dikutip dari scmp.com, menu hidangan ini diketahui bernama Ma, seperti nama sang koki.

Ia menciptakan hidangan unik yang menarik perhatian.

Dalam keterangannya, Ma mengatakan, konsep di balik tusuk sate bumbu pedas ini adalah memberikan pengalaman menikmati hidangan tanpa mengonsumsi daging atau makanan berat. 

Rekomendasi Untuk Anda

Secara khusus, Ma merancang menu ini bagi wanita yang mencari camilan rendah kalori ketika larut malam. 

"Tusuk-tusuk ini memungkinkan pengunjung wanita menikmati camilan tanpa menambah berat badan," ucapnya. 

Penjualan Tusuk Sate Bumbu

Sejak peluncuran menu ini, penjualannya mengalami lonjakan. 

Lebih dari 100 porsi terjual setiap harinya. Bahkan, jumlah pelanggan meningkat hingga 30 persen. 

Baca juga: Viral Polisi Diteriaki Minta THR oleh Pengendara, Kasat Lantas Polrestabes Palembang Buka Suara

Dari setiap porsi yang terjual, Ma memperoleh laba bersih empat hingga lima yuan atau sekitar Rp 9.000-Rp 11.200.

Hal tersebut, membuktikan konsep menu yang digagas Ma ini menarik dan menguntungkan secara bisnis. 

Seorang pelanggan yang sedang diet mengungkapkan, ia menikmati tusuk sate bambu. Bahkan, ia menambahkan mustard sebagai pelengkap untuk menambah cita rasa.

Meski demikian, tidak semua netizen menyukai menu tersebut. Beberapa di antaranya menyatakan kekhawatiran mengenai kemungkinan tusuk sate bambu yang dapat digunakan kembali. 

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas