Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Salah Kaprah tentang Tarif Impor AS: Bukan Negara Lain yang Membayar

Bukan negara-negara yang dikenai tarif AS yang harus membayar pajaknya, hal ini masih menjadi kesalahpahaman umum, bahkan Donald Trump sendiri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
zoom-in Salah Kaprah tentang Tarif Impor AS: Bukan Negara Lain yang Membayar
Tangkap layar YouTube The White House
TARIF TRUMP - Tangkap layar YouTube The White House pada 3 April 2025, saat Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato di Hari Pembebasan 2 April 2025. Bukan negara-negara yang dikenai tarif AS yang harus membayar pajaknya, hal ini masih menjadi kesalahpahaman umum, bahkan Donald Trump sendiri. 

TRIBUNNEWS.COM – Kebijakan tarif atau pajak impor yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump terhadap puluhan negara mulai berlaku pada Rabu (9/4/2025) hari ini, termasuk pungutan sebesar 104 persen terhadap barang-barang dari China, The Guardian melaporkan.

Tarif (tariff dalam Bahasa Inggris) adalah pajak yang dikenakan atas barang impor dari luar negeri.

Namun, terdapat kesalahpahaman umum mengenai tarif ini, khususnya terkait siapa yang sebenarnya membayarnya.

Bahkan Donald Trump dan wakilnya, JD Vance, juga keliru dalam memahami hal tersebut.

Mengutip laporan CNN International pada 9 September 2024, Trump berulang kali mengklaim bahwa China-lah yang akan membayar tarif tersebut.

Dalam sebuah kampanye pemilihan presiden di Arizona pada pertengahan Agustus lalu, Trump berkata:

“Saya akan mengenakan tarif pada negara lain yang mengekspor ke negara kita, dan itu tidak ada hubungannya dengan pajak bagi kita. Itu adalah pajak bagi negara lain,” kata Trump.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian pada bulan September 2024, Trump mengulangi klaim serupa dalam sebuah wawancara dengan Fox News:

“Ini bukan pajak untuk kelas menengah. Ini pajak untuk negara lain.”

Ia juga menyampaikan hal serupa dalam kampanye di Wisconsin:

“Ini tidak akan menjadi beban bagi Anda, ini akan menjadi beban bagi negara lain.”

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Diketahui tentang Tarif Impor Donald Trump: Daftar Negara yang Terdampak

Sementara itu, Vance menyatakan pada akhir Agustus bahwa tarif yang diberlakukan Trump selama masa jabatannya justru menurunkan harga bagi warga Amerika.

“Harga naik bagi warga China, tetapi turun bagi rakyat kita,” ujarnya.

Namun, pernyataan tersebut tidaklah benar.

Tarif adalah pajak yang dibayarkan oleh perusahaan-perusahaan Amerika Serikat, bukan oleh negara asing, saat barang dari luar negeri tiba di perbatasan AS.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas