Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nyawa Pangeran Harry Terancam Al-Qaeda, Sidang Banding Turunnya Pengamanan Polisi Inggris

Pengacara Pangeran Harry, mengungkap fakta baru tentang sejumlah ancaman yang diterima kliennya termasuk teror dari Al-Qaeda

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Nyawa Pangeran Harry Terancam Al-Qaeda, Sidang Banding Turunnya Pengamanan Polisi Inggris
Screenshot YouTube Sky News/KCBS
TERANCAM AL-QAEDA - Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle telah bertemu dengan warga Los Angeles yang terkena dampak kebakaran hutan yang melanda sebagian wilayah California. Pengacara Pangeran Harry, mengungkap fakta baru tentang sejumlah ancaman yang diterima kliennya termasuk teror dari Al-Qaeda 

Pengacara Harry mengatakan kepada pengadilan pada hari Selasa bahwa sang pangeran telah “dikhususkan untuk perlakuan yang berbeda, tidak dapat dibenarkan, dan lebih rendah”.

Dalam pernyataan tertulisnya, pengacaranya menyoroti ancaman yang dibuat terhadap sang pangeran.

"Al-Qaeda baru-baru ini menyerukan agar [Harry] dibunuh," dan dia dan Meghan "terlibat dalam pengejaran mobil yang berbahaya dengan paparazzi di New York City" pada bulan Mei 2023, kata pernyataan tersebut masih dikutip dari nzherald.

Harry telah lama dihantui oleh kematian ibunya, Putri Diana, yang tewas dalam kecelakaan mobil berkecepatan tinggi di Paris pada tahun 1997 saat ia mencoba melarikan diri dari fotografer paparazzi.

Pada suatu saat di pengadilan pada hari Rabu, seorang wanita di galeri publik meneriakkan dukungannya terhadap sang pangeran, seraya menambahkan: "Jika Anda anggota pers, Anda adalah alasan mengapa dia tidak lagi berada di Inggris."

Harry dan Meghan telah memulai hidup baru di California bersama kedua anak mereka yang masih kecil dan kini sebagian besar sudah tidak lagi dekat dengan keluarga kerajaan.

Namun sang pangeran mengatakan masalah keamanan telah menghambat langkahnya untuk mengunjungi Inggris, dan perjalanannya biasanya hanya sebentar.

Rekomendasi Untuk Anda

Di akhir sidang, Hakim Geoffrey Vos mengatakan keputusan Pengadilan Banding akan diberikan secara tertulis di kemudian hari, dan prediksinya tidak akan berlangsung sebelum perayaan Paskah pada 20 April 2025.

(Tribunnews.com/ Chrysnha)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas