Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Drone Ukraina Mengirimkan Darah di Tengah Pertempuran, Tentaranya Ada yang Meregang Nyawa

Pasukan Ukraina telah menggunakan pesawat tak berawak untuk mengirimkan darah yang dapat menyelamatkan nyawa seorang prajurit yang terluka

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Muhammad Barir
zoom-in Drone Ukraina Mengirimkan Darah di Tengah Pertempuran, Tentaranya Ada yang Meregang Nyawa
Euromaiden Press/Unmanned Systems Forces
DRONE UKRAINA - Foto yang diambil dari Euromaiden Press tanggal 11 Maret 2025 memperlihatkan drone Ukraina. Ukraina dilaporkan ingin membeli jutaan drone. 

Drone Ukraina Mengirimkan Darah di Tengah Pertempuran, Saat Tentaranya Ada yang Meregang Nyawa

TRIBUNNEWS.COM- Pasukan Ukraina telah menggunakan pesawat tak berawak untuk mengirimkan darah yang dapat menyelamatkan nyawa seorang prajurit yang terluka di garis depan.

Menurut Militarnyi , insiden kritis itu terjadi selama pertempuran sengit di dekat Pokrovske, di mana seorang prajurit dari Brigade Mekanik Terpisah ke-14 “Chervona Kalyna” menderita cedera yang mengancam jiwa. 

Dengan wilayah yang berada di bawah tembakan gencar Rusia, evakuasi medis segera tidak mungkin dilakukan.

"Satu-satunya kesempatan untuk menyelamatkannya adalah transfusi darurat," kata brigade tersebut dalam sebuah laporan. "Namun dalam kondisi lapangan—tanpa dokter bedah di dekatnya, tanpa plasma, dan dengan persediaan terbatas—tampaknya hampir mustahil. Hampir."

Menghadapi perlombaan melawan waktu, para petugas medis brigade mengoordinasikan operasi yang berani. Sebuah wadah berisi darah cadangan disiapkan di unit medis bergerak di area belakang, diamankan untuk diangkut melalui udara, dan diterbangkan dengan pesawat nirawak langsung ke garis depan.

 

Rekomendasi Untuk Anda

 

 

 

 

 


Drone, yang biasanya digunakan sebagai pesawat pengebom, melepaskan muatannya ke posisi pertahanan tempat rekan-rekan prajurit yang terluka sedang menunggu. 

Dipandu dari jarak jauh oleh dokter lapangan melalui tautan video, anggota kompi pengintai melakukan transfusi di bawah tembakan.

Operasi itu berhasil. Kondisi prajurit itu distabilkan di garis depan sebelum dievakuasi ke rumah sakit. Statusnya sekarang tercatat stabil.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas