Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Serangan Udara Amerika Serikat Menewaskan Sejumlah Warga Sipil di Hodeidah, Yaman

Serangan udara AS di Yaman menewaskan beberapa warga sipil dan melukai lebih dari selusin orang pada tanggal 8 April

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Muhammad Barir
zoom-in Serangan Udara Amerika Serikat Menewaskan Sejumlah Warga Sipil di Hodeidah, Yaman
Tangkap layar YouTube AlJazeera Arabic
YAMAN DISERANG - Tangkap layar YouTube AlJazeera Arabic, memperlihatkan serangan AS-Inggris di ibu kota Yaman, Sanaa pada Sabtu (15/3/2025) malam waktu setempat. Serangan ini terjadi setelah Donald Trump menyerukan eskalasi terhadap kelompok Houthi. 

Serangan Udara AS Menewaskan Sejumlah Warga Sipil di Hodeidah, Yaman

TRIBUNNEWS.COM- Serangan udara AS di Yaman menewaskan beberapa warga sipil dan melukai lebih dari selusin orang pada tanggal 8 April, satu hari setelah Washington berjanji untuk memperluas perang mematikannya terhadap negara itu. 

Setidaknya delapan serangan AS menghantam bagian timur ibu kota Yaman tepat sebelum tengah malam pada hari Selasa. 

Tiga serangan udara lainnya menghantam distrik Badan di provinsi Ibb di selatan negara itu. 

Pesawat tempur AS juga mengebom daerah pemukiman di kota Muqbal di wilayah Hodeidah barat Yaman

“Jumlah korban tewas akibat serangan AS di kota permukiman Muqbal di Hodeidah telah meningkat menjadi enam orang martir dan 16 orang terluka,” Kementerian Kesehatan Yaman mengumumkan. 

 

Rekomendasi Untuk Anda

 

 

 

 

 

Sumber-sumber lokal mengatakan kepada Al Mayadeen bahwa “empat keluarga masih terjebak di bawah reruntuhan … di lingkungan permukiman di distrik Al-Hawak, Hodeidah.”

AS memberi isyarat pada tanggal 7 April bahwa mereka berencana untuk meningkatkan kampanye serangan udara yang brutal terhadap Yaman

"Tiga minggu ini merupakan minggu yang buruk bagi Houthi, dan akan semakin memburuk," kata Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pada hari Senin di Ruang Oval, saat duduk di dekat Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas