Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Reaksi Dunia atas Serangan Brutal Israel ke Rumah Sakit Al-Ahli

Serangan udara Israel terhadap Rumah Sakit Al-Ahli memicu kecaman luas dari tokoh agama, organisasi internasional, hingga pemerintah berbagai negara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Reaksi Dunia atas Serangan Brutal Israel ke Rumah Sakit Al-Ahli
Tangkapan layar YouTube Al Jazeera English
RS AL-AHLI GAZA - Tangkapan layar YouTube Al Jazeera English pada Minggu (13/4/2025) yang memperlihatkan serangan terhadap Rumah Sakit Arab Al-Ahli di Kota Gaza pada Minggu (13/4/2025) menghancurkan unit gawat darurat fasilitas tersebut, pintu masuk utama, dan unit penyimpanan oksigen medis untuk pasien perawatan intensif. Berikut ini reaksi dari sejumlah tokoh dunia atas serangan brutal Israel ke Rumah Sakit Al-Ahli. 

"Keheningan internasional memaksa Gaza menjadi kuburan bagi hukum dan kemanusiaan," kata mereka.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan rumah sakit kini tidak dapat beroperasi.

Sebanyak 50 pasien berhasil dipindahkan, namun 40 pasien dalam kondisi kritis tidak bisa dievakuasi.

"Serangan terhadap layanan kesehatan harus dihentikan," tegas Tedros.

Ia menyerukan pencabutan blokade bantuan dan menegaskan, pasien, tenaga medis, serta rumah sakit harus dilindungi.

Perdana Menteri Irlandia, Michael Martin

Lewat unggahannya di X, Martin menyatakan keterkejutannya atas serangan rudal di rumah sakit Al-Ahli.

Ia menyebut wilayah Gaza utara kini sangat kekurangan fasilitas darurat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pembunuhan dan penargetan warga sipil secara kejam harus dihentikan," tulisnya.

Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy

Lammy menyebut pemboman fasilitas medis oleh Israel telah "secara menyeluruh merusak akses terhadap layanan kesehatan" di Gaza.

"Serangan yang menyedihkan ini harus diakhiri. Diplomasi, bukan pertumpahan darah, adalah jalan menuju perdamaian abadi," katanya di X.

Qatar

Melalui Kementerian Luar Negeri, Qatar menyebut serangan terhadap rumah sakit tersebut sebagai "pembantaian keji terhadap warga sipil" dan pelanggaran berat hukum internasional.

Baca juga: Dua Rudal Israel Ditembakkan ke Arah Rumah Sakit Baptis Al-Ahli Minggu Dini Hari, Genosida Terburuk

Qatar juga memperingatkan soal eskalasi kekerasan di kawasan dan meminta komunitas internasional bertindak untuk melindungi warga sipil.

Yordania

Yordania mengutuk keras penargetan sistematis terhadap warga sipil oleh Israel.

Yordania menyebut penghancuran fasilitas vital seperti rumah sakit sebagai ancaman langsung terhadap hak hidup rakyat Gaza.

Mesir

Dalam pernyataannya, Mesir menilai serangan itu sebagai pelanggaran berat hukum humaniter internasional.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas