Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tercekik Debu! Badai Pasir Hantam Irak: Ribuan Warga Sesak Napas, Kota Tertutup Debu Oranye

Irak dilanda badai pasir, setidaknya lebih dari 1.000 warga dilarikan ke rumah sakit karena menderita sesak napas yang dipicu debu pekat di udara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tercekik Debu! Badai Pasir Hantam Irak: Ribuan Warga Sesak Napas, Kota Tertutup Debu Oranye
Tangkap layar dari The New York Times
BADAI PASIR IRAK - Tangkap layar dari The New York Times, Rabu (16/4/2025). Badai pasir yang parah telah melanda Irak bagian tengah dan selatan selama dua hari terakhir, mengubah langit menjadi jingga yang aneh, mengurangi jarak pandang di beberapa tempat hingga kurang dari setengah mil dan mengirim beberapa ribu orang ke ruang gawat darurat dengan masalah pernapasan. 

TRIBUNNEWS.COM - Badai pasir dahsyat menyelimuti wilayah tengah dan selatan Irak pada awal pekan ini.

Ribuan orang mengalami gangguan pernapasan.

Debu berwarna jingga pun melumpuhkan aktivitas harian.

Bahkan dua bandara utama di Irak tutup akibat badai pasir ini.

Media lokal dan Arise TV melaporkan bahwa bandara di Najaf dan Basra terpaksa ditutup karena visibilitas yang nyaris nol.

Beberapa wilayah juga mengalami pemadaman listrik.

Dikutip dari AFP, setidaknya lebih dari 1.000 warga dilarikan ke rumah sakit karena menderita sesak napas yang dipicu debu pekat di udara.

Rekomendasi Untuk Anda

Di provinsi Muthanna saja, pejabat setempat melaporkan 700 kasus sesak napas.

Sementara di wilayah lain seperti Najaf, Diwaniyah, Dhi Qar, dan Basra juga mencatat ratusan korban.

Rumah sakit di Najaf menerima lebih dari 250 pasien, sedangkan 322 lainnya—termasuk anak-anak—dirawat di Diwaniyah.

Total 530 warga di Dhi Qar dan Basra juga terdampak.

Baca juga: Badai Pasir dan Angin Kencang Melanda Kairo Mesir

Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan langit berubah oranye pekat.

Jarak pandang turun drastis hingga kurang dari satu kilometer.

Jalan-jalan tampak sepi, hanya beberapa orang yang terlihat mengenakan masker dan dibantu paramedis di tengah kabut tebal.

Layanan cuaca Irak sempat mengeluarkan perkiraan kalau kondisi akan berangsur membaik pada Selasa (15/4/2025) pagi.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas