Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

AS Ancam Larang Harvard Terima Mahasiswa Asing, Trump Sebut Kampus ‘Ajarkan Kebodohan’

Pemerintah Amerika Serikat mengancam akan melarang Universitas Harvard menerima mahasiswa asing.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in AS Ancam Larang Harvard Terima Mahasiswa Asing, Trump Sebut Kampus ‘Ajarkan Kebodohan’
Facebook The White House
DONALD TRUMP - Foto ini diambil pada Selasa (15/4/2025) dari Facebook The White House memperlihatkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, duduk ketika menyambut kunjungan Presiden El Salvador Nayib Bukele (tidak terlihat di foto) di Ruang Oval pada hari Senin (14/4/2025). Gedung Putih meminta Harvard mengubah kebijakan perekrutan, penerimaan, dan pengajarannya sebagai bagian dari upaya memberantas antisemitisme di kampus. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Amerika Serikat mengancam akan melarang Universitas Harvard menerima mahasiswa asing.

Institusi pendidikan bergengsi itu menyatakan tidak akan tunduk kepada tuntutan pemerintahan Presiden Donald Trump.

Gedung Putih meminta Harvard mengubah kebijakan perekrutan, penerimaan, dan pengajarannya sebagai bagian dari upaya memberantas antisemitisme di kampus.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem pada Rabu (16/4/2025) menuduh Harvard “mengancam keamanan nasional” dan “bertekuk lutut pada antisemitisme”.

Ia juga menuntut Harvard menyerahkan catatan aktivitas "ilegal dan penuh kekerasan" yang diduga dilakukan oleh mahasiswa asing.

Saat ini mahasiswa internasional mencakup lebih dari 27 persen dari total pendaftaran di Harvard.

Ketika menanggapi tekanan itu, Presiden Harvard Alan Garber menyatakan bahwa universitas tidak akan mengorbankan independensinya.

Rekomendasi Untuk Anda

“Universitas tidak akan menyerahkan independensinya atau melepaskan hak konstitusionalnya,” tulis Garber dalam pesan resmi kepada komunitas Harvard, seperti dilansir BBC News dan The New York Times.

Taruhannya bukan hanya reputasi akademik, tetapi juga dana federal yang besar.

Pemerintah telah membekukan pendanaan sebesar 2,2 miliar dolar Amerika (sekitar Rp35 triliun) yang biasanya mengalir ke Harvard.

Trump juga mengancam akan mencabut status pengecualian pajak kampus tersebut.

Baca juga: Bendera Palestina Berkibar saat Wisuda Universitas Harvard, Begini Aksi Lulusan Harvard Saat Wisuda

“Harvard tidak lagi bisa dianggap sebagai tempat belajar yang layak,” tulis Trump di platform Truth Social.

Ia menyebut Harvard sebagai “lelucon”.

Trump menuduh kampus itu mengajarkan “kebencian dan kebodohan".

Presiden AS itu menegaskan bahwa Harvard tidak lagi layak menerima dana federal.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas