Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Paus Fransiskus Wafat, Ini Daftar Kandidat yang Bakal Pimpin Umat Katolik Dunia, Ada dari Asia

Beberapa nama yang diperkirakan memiliki peluang untuk menjadi pemimpin Katolik dunia menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada Senin (21/4/2025)

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Paus Fransiskus Wafat, Ini Daftar Kandidat yang Bakal Pimpin Umat Katolik Dunia, Ada dari Asia
Tangkap layar YouTube CBC Evening News
PAUS FRANSISKUS - Gambar merupakan tangkap layar dari YouTube CBC Evening News yang diambil pada Senin (24/2/2025), menunjukkan Paus Franskiskus yang duduk di kursi rodanya. Berikut beberapa nama yang diperkirakan memiliki peluang untuk menjadi pemimpin Katolik dunia menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada Senin (21/4/2025). 

Dikenal karena sikap konservatifnya terhadap doktrin gereja, Ambongo Besungu telah menjadi kritikus vokal ajaran liberal Paus Fransiskus, khususnya pada isu LGBTQ.

7. Kardinal Raymond Burke (Amerika Serikat)

Kardinal Raymond Burke (76 tahun) merupakan seorang kritikus vokal Paus Fransiskus.

Burke menganjurkan ajaran Katolik tradisional tentang pernikahan, Ekaristi, dan isu-isu keluarga, yang menjadikannya seorang pesaing konservatif terkemuka.

8. Kardinal Robert Sarah (Guinea)

Sarah (78 tahun )dikenal karena kritiknya terhadap reformasi liturgi Paus Fransiskus dan kepatuhannya yang kuat terhadap ajaran Katolik tradisional.

Sikapnya yang tegas dalam melestarikan Misa Latin telah membuatnya menjadi favorit di kalangan kaum tradisionalis.

Rekomendasi Untuk Anda

9. Kardinal Matteo Zuppi (Italia).

Matteo Zuppi (69 tahun ) merupakan orang dalam di Vatikan milik Paus Fransiskus.

Zuppi dipandang sebagai seorang moderat yang dapat melanjutkan agenda Paus.

Ia dikenal karena fokusnya pada inklusivitas dan keadilan sosial.

10. Kardinal Giovanni Battista Re (Italia)

Battista Re (89 tahun) merupakan dekan Dewan Kardinal, Re memainkan peran penting dalam mempersiapkan konklaf.

Meskipun usianya mungkin menjadi pertimbangan, pengaruhnya tetap signifikan di kalangan Vatikan.

(Tribunnews.com / Namira)

Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas