Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Paus Fransiskus yang Meninggal Dunia pada Usia 88 Tahun

Berikut profil Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik Roma, telah meninggal dunia pada usia 88 tahun. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Profil Paus Fransiskus yang Meninggal Dunia pada Usia 88 Tahun
Vatican News
PAUS FRANSISKUS - Setelah berjuang melawan penyakitnya selama 38 hari, akhirnya Paus Fransiskus muncul di hadapan publik Vatikan pada Minggu (23/3/2025). Berikut profil Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik Roma, telah meninggal dunia pada usia 88 tahun.  

TRIBUNNEWS.COM - Berikut profil Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik Roma, telah meninggal dunia pada usia 88 tahun. 

Dalam sebuah pernyataan resmi, Vatikan menyampaikan bahwa Paus Fransiskus wafat pada pukul 07.35 pagi waktu setempat.

Paus meninggal dunia setelah menjalani masa sakit yang panjang dan dirawat karena pneumonia ganda selama lima minggu terakhir.

Kepergian Paus Fransiskus terjadi hanya satu hari setelah tampil singkat di hadapan para peziarah dalam Misa Minggu Paskah di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, dikutip dari Al Jazeera.

Profil Paus Fransiskus

Lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio di Buenos Aires, Argentina, pada 17 Desember 1936, Fransiskus merupakan anak dari pasangan imigran Italia, dikutip dari vatican.va.

Ayahnya, Mario, adalah seorang akuntan di perusahaan kereta api, sedangkan ibunya, Regina Sivori, adalah ibu rumah tangga yang membesarkan lima anak.

Awalnya ia menempuh pendidikan sebagai teknisi kimia, namun kemudian merasa terpanggil untuk menjalani kehidupan imamat.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada usia 21 tahun, ia mengalami pneumonia berat yang menyebabkan sebagian paru-paru kanannya harus diangkat.

Tahun 1958, ia masuk novisiat Serikat Yesus (Jesuit), melanjutkan studi humaniora di Chili, dan meraih gelar filsafat dari Colegio de San José, San Miguel.

Ia kemudian mengajar sastra dan psikologi sebelum mendalami teologi dan ditahbiskan sebagai imam pada tahun 1969.

Pemimpin Jesuit dan Uskup yang Rendah Hati

Bergoglio mengucapkan kaul kekalnya sebagai Jesuit pada tahun 1973 dan menjabat sebagai pemimpin provinsi Jesuit Argentina di tengah situasi politik yang penuh gejolak.

Setelah masa pengabdiannya sebagai pendidik dan pembimbing rohani, ia diangkat menjadi Uskup Pembantu Buenos Aires pada tahun 1992.

Kemudian pada tahun 1998, ia diangkat menjadi Uskup Agung Buenos Aires.

Tiga tahun kemudian, ia ditunjuk sebagai kardinal oleh Paus Yohanes Paulus II. 

Ia dikenal sebagai pemimpin yang bersahaja, tinggal di apartemen kecil dan menggunakan transportasi umum.

Terpilih Menjadi Paus

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas