Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Paus Fransiskus Dituduh Antisemit, Eks Dubes Israel: Kami Tak Pantas Hadiri Pemakamannya

Paus Fransiskus dituduh antisemit karena lebih banyak bela Gaza daripada Israel. Mantan Dubes Israel di Italia: Kami tak pantas hadiri pemakamannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Paus Fransiskus Dituduh Antisemit, Eks Dubes Israel: Kami Tak Pantas Hadiri Pemakamannya
Instagram @franciscus
PAUS FRANSISKUS - Foto diambil dari Instagram Pope Francis, Selasa (22/4/2025), memperlihatkan Paus Fransiskus terlihat di hadapan publik pada Pekan Suci pada Minggu (13/4/2025). Paus Fransiskus wafat pada hari Senin, 21 April 2025. Pada Selasa, 22 April 2025, mantan duta besar Israel untuk Italia, Dror Eydar, sebut Paus Fransiskus antisemit karena lebih banyak membela Gaza dan tidak pantas bagi Israel untuk menghadiri pemakamannya. 

"Kali ini, dia memegang senjata," lanjutnya.

Jorge Mario Bergoglio, yang menjadi Paus Fransiskus, meninggal pada Senin pagi di usia 88 tahun dan merupakan Jesuit pertama dan Paus Amerika Latin pertama.

Sebelumnya, Paus Fransiskus secara konsisten berbicara tentang perang di Gaza, menyatakan keprihatinannya terhadap warga sipil Jalur Gaza dan menyerukan perdamaian dan akses kemanusiaan untuk mereka.

Pada Januari 2025, Paus Fransiskus menyebut krisis kemanusiaan di Gaza sangat serius dan memalukan.

"Kita tidak dapat menerima pemboman terhadap warga sipil … bahwa anak-anak kedinginan sampai mati karena rumah sakit telah dihancurkan," kata Paus Fransiskus.

Beberapa minggu setelahnya, Paus Fransiskus menyerukan kepada masyarakat internasional untuk menyelidiki apakah kampanye militer Israel merupakan genosida.

Pernyataan tersebut menuai kritik tajam dari pejabat Israel, yang menuduhnya bersikap antisemitisme.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam pidato publik terakhirnya, dari balkon Basilika Santo Petrus pada Minggu Paskah pada 20 April 2025, Paus Fransiskus mengutuk situasi kemanusiaan yang menyedihkan di Gaza.

Paus Fransiskus meminta kepada Israel dan Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) untuk menyerukan gencatan senjata, membebaskan para sandera, dan membantu orang-orang yang kelaparan di Jalur Gaza.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Berita lain terkait Konflik Palestina vs Israel

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas