Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Presiden Abbas Hina Hamas dengan Kata Kasar, Perlawanan Palestina: Ia Memperdalam Perpecahan

Presiden Mahmoud Abbas menghina Hamas dengan kata-kata kasar. Perlawanan Palestina sebut Abbas salahkan mereka atas serangan Israel di Jalur Gaza.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Presiden Abbas Hina Hamas dengan Kata Kasar, Perlawanan Palestina: Ia Memperdalam Perpecahan
Foto PBB/Marco Castro
MAHMOUD ABBAS - Foto diambil dari website PBB, Kamis (24/4/2025), terlihat Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas, menyampaikan pidato pada debat umum sesi keenam puluh empat Majelis Umum pada 25 September 2009. Pada 23 April 2025, Mahmoud Abbas membuat pernyataan yang menghina Hamas dengan kata-kata kasar. 

Kemudian, ia melancarkan serangan terhadap Hamas dan menuduhnya merugikan Palestina sejak Hamas memisahkan pemerintahan Palestina di Tepi Barat, Yerusalem, dan Jalur Gaza.

Ia kemudian menyalahkan Hamas karena tidak menyerahkan para sandera hingga Israel yang didukung AS terus melanjutkan serangannya di Jalur Gaza.

"Ratusan orang tewas setiap hari karena Hamas tidak ingin menyerahkan sandera Amerika," kata Abbas.

"Dasar kalian ********, serahkan saja sandera-sandera itu dan selesai," lanjutnya, seperti diberitakan Al Mayadeen.

Ia juga menyerukan Hamas untuk menyerahkan persenjataannya dan menyerahkan sandera Israel, sehingga Israel tidak akan punya dalih untuk melanjutkan serangan di Jalur Gaza.

Abbas meminta anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang belum mengakui Negara Palestina untuk mengambil langkah ini karena hal itu adalah langkah awal untuk mencapai perdamaian.

Pada akhir pidatonya, Abbas menjelaskan prioritas saat ini meliputi penghentian serangan di Jalur Gaza, penghentian serangan di Tepi Barat, serta penghentian pelanggaran terhadap tempat-tempat suci.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, semua itu memerlukan penarikan penuh pasukan Israel dan wilayah Palestina dan memastikan bantuan kemanusiaan dapat kembali disalurkan kepada warga.

Ia juga mengkritik kebijakan AS yang dianggap menerapkan standar ganda terhadap rakyat Palestina.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Berita lain terkait Konflik Palestina vs Israel

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas