Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Serangan Drone dan Ledakan Hebat Guncang Port Sudan, RSF Dituding Jadi Dalang

Ledakan dan kebakaran besar mengguncang kota pelabuhan Port Sudan, lokasi dan penyebab belum diketahui.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Serangan Drone dan Ledakan Hebat Guncang Port Sudan, RSF Dituding Jadi Dalang
YouTube Al Jazeera English
PORT SUDAN. Gambar merupakan tangkap layar YouTube Al Jazeera English, Selasa (6/5/2025). Beberapa ledakan terdengar dan kebakaran besar terlihat di Port Sudan, meskipun lokasi dan penyebabnya belum jelas, karena perang saudara Sudan mengguncang kota yang sebelumnya tenang itu untuk hari ketiga. Gumpalan asap hitam terlihat muncul dari sekitar pelabuhan maritim utama negara itu di kota itu, tempat ratusan ribu orang mengungsi. 

TRIBUNNEWS.COM - Ledakan dan kebakaran besar mengguncang kota pelabuhan Port Sudan.

Bencana ini terjadi di tengah perang saudara yang terus memburuk di negara itu.

Dikutip dari Al Jazeera, beberapa ledakan terdengar dan kobaran api terlihat di kawasan pelabuhan utama.

Lokasi serta penyebab pasti insiden tersebut masih belum dapat dipastikan.

Port Sudan sebelumnya dikenal relatif tenang selama konflik, kini berubah menjadi medan pertempuran baru selama tiga hari terakhir.

Asap hitam pekat mengepul dari sekitar pelabuhan laut utama, tempat ratusan ribu orang yang mengungsi mencari perlindungan.

Hiba Morgan dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Khartoum, mengatakan warga di Port Sudan melaporkan serangan drone yang diluncurkan oleh Pasukan Dukungan Cepat (RSF).

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut mereka, serangan itu menargetkan depot bahan bakar, pelabuhan, serta pangkalan udara di kota tersebut.

“Menurut warga, mereka yakin itu adalah serangan pesawat nirawak oleh Pasukan Dukungan Cepat paramiliter – sekali lagi,” kata Morgan.

“Mereka menargetkan depot bahan bakar di kota itu tetapi juga di sekitar pelabuhan dan pangkalan udara.”

Konflik antara militer Sudan dan RSF telah memicu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, yang diperkirakan akan semakin parah akibat serangan terbaru ini.

Baca juga: Rumah Sakit Dibom 7 Orang Tewas, Sudan Selatan di Ambang Perang Saudara

Port Sudan menjadi pusat kegiatan PBB, lembaga bantuan internasional, dan kementerian yang berafiliasi dengan militer Sudan.

Serangan terhadap kota pesisir Laut Merah ini dimulai pada Minggu (4/5/2025) dan menandai eskalasi serius karena sebelumnya kota ini tidak pernah terkena serangan darat maupun udara.

Pada Minggu, sebuah pangkalan militer dekat satu-satunya bandara internasional yang masih beroperasi di negara itu diserang menggunakan drone.

Keesokan harinya, serangan dilanjutkan ke depot bahan bakar di dalam kota.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas