Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Vatikan akan Memutus Sinyal Ponsel Selama Konklaf Pemilihan Paus

Vatikan telah mengumumkan bahwa mereka akan memutus sinyal telepon di wilayah negara kota itu selama berlangsungnya konklaf .

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Vatikan akan Memutus Sinyal Ponsel Selama Konklaf Pemilihan Paus
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Suasana Natal 2022 mulai terasa di Lapangan Santo Petrus, Vatikan. Tampak sebuah pohon Natal raksasa sudah berada di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Kamis (17/11/2011). Vatikan telah mengumumkan bahwa mereka akan memutus sinyal telepon di wilayah negara kota itu selama berlangsungnya konklaf . 

Tidak hanya para kardinal, bahkan teknisi listrik, tukang ledeng, dan operator lift yang bertugas selama konklaf harus bersumpah menjaga kerahasiaan.

Mereka akan tinggal penuh waktu di Vatikan tanpa kontak dengan keluarga.

Langkah ini diambil untuk memastikan proses pemilihan Paus berlangsung tanpa campur tangan atau bocornya informasi ke dunia luar.

Apa Itu Konlaf Kepausan?

Konklaf kepausan adalah salah satu tradisi tertua dan paling sakral dalam Gereja Katolik Roma, yaitu pertemuan tertutup para kardinal untuk memilih paus baru, dikutip dari Al Jazeera.

Istilah konklaf sendiri berasal dari bahasa Latin con clavis, yang berarti “dengan kunci.”

Hal ini merujuk pada tradisi lama di mana para kardinal “dikunci” atau dikurung di dalam suatu tempat hingga mereka berhasil memilih pemimpin baru Gereja Katolik.

Dalam proses ini, para kardinal—yang sering disebut sebagai “para pangeran gereja” mengikuti tata cara yang telah berlangsung selama berabad-abad dan berakar pada Abad Pertengahan. 

Rekomendasi Untuk Anda

Meskipun tradisinya telah mengalami beberapa perkembangan, prosedur modern konklaf sebagian besar diatur berdasarkan konstitusi apostolik Universi Dominici Gregis yang diterbitkan pada tahun 1996 oleh Paus Yohanes Paulus II, dengan beberapa amandemen yang kemudian dibuat oleh Paus Benediktus XVI.

Yang berhak memberikan suara dalam konklaf adalah para kardinal yang berusia di bawah 80 tahun, meskipun kardinal yang lebih tua tetap dapat hadir dalam pertemuan tersebut.

Konklaf biasanya berlangsung secara khidmat dan penuh kerahasiaan, menunjukkan betapa pentingnya pemilihan ini bagi umat Katolik di seluruh dunia.

Dari proses inilah akan terpilih pemimpin spiritual bagi sekitar 1,4 miliar umat Katolik di seluruh penjuru dunia.

(Tribunnews.com/Farrah)

Artikel Lain Terkait Pemilihan Paus Baru

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas