Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

10 Negara dengan Drone Militer Terbanyak di Dunia 2025, Berapa yang Dimiliki Indonesia?

Perkembangan teknologi drone militer bergerak sangat cepat, negara mana saja yang berinvestasi besar-besaran dalam aset udara tak berawak?

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Suci BangunDS
zoom-in 10 Negara dengan Drone Militer Terbanyak di Dunia 2025, Berapa yang Dimiliki Indonesia?
Kementerian Pertahanan Ukraina/armyinform.com.ua
PERLOMBAAN DRONE MILITER - Potret pesawat nirawak Bayraktar TB2 milik Angkatan Udara Ukraina dengan dua stasiun kontrol darat di latar belakang, 21 December 2020. Perkembangan teknologi drone militer bergerak sangat cepat, negara mana saja yang berinvestasi besar-besaran dalam aset udara tak berawak? 

Distribusi penggunaannya adalah sebagai berikut:

80,6 persen untuk Recon-Attack (pengintaian sekaligus serangan), dan 19,4 persen untuk ISR/Reconnaissance (intelijen, pengawasan, dan pengintaian).

Berikut adalah rincian jenis dan jumlah drone militer yang digunakan oleh TNI:

TNI AU (Angkatan Udara)

  • CH-4B (CASC Rainbow)

Peran: Recon-Attack
Jumlah: 6 unit
Keterangan: Drone bersenjata buatan Tiongkok, berkemampuan tempur jarak jauh.

  • Searcher 2 (IAI Searcher)

Peran: Reconnaissance
Jumlah: 4 unit
Keterangan: UAV buatan Israel untuk misi pengintaian jarak menengah.

  • Fox-AT1 (CAC Fox)

Peran: Expendable Target
Jumlah: 4 unit
Keterangan: Digunakan untuk latihan dan sebagai sasaran uji coba rudal.

  • Aerostar Tactical (Aerostar Tactical UAS)
Rekomendasi Untuk Anda

Peran: Reconnaissance
Jumlah: 4 unit
Keterangan: Drone taktis yang digunakan dalam misi pengawasan taktis.

  • Orbiter 2B (Aeronautics Defense Orbiter)

Peran: Reconnaissance
Jumlah: 4 unit
Keterangan: UAV ringan untuk misi pengawasan jangka pendek.

  • Wulung (IAe Wulung)

Peran: Reconnaissance
Jumlah: 3 unit
Keterangan: Drone buatan dalam negeri hasil kerja sama LAPAN dan PT DI.
 
TNI AL (Angkatan Laut)

  • LSU-02 (LAPAN LSU-02)

Peran: Reconnaissance
Jumlah: 10 unit
Keterangan: Drone produksi dalam negeri yang digunakan untuk pemantauan maritim.

  • MQ-27B (Boeing Insitu ScanEagle)

Peran: Reconnaissance
Jumlah: 6 unit
Keterangan: UAV taktis ringan buatan AS, digunakan untuk pengawasan laut dan zona pesisir.

  • LSU-03 (LAPAN LSU-03)

Peran: Reconnaissance
Jumlah: 4 unit
Keterangan: Versi pengembangan dari LSU-02 dengan daya jelajah lebih tinggi.

(Tribunnews.com – Tiara Shelavie)

Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas