Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mengungkap Pesona Istana Apostolik dan Sejarahnya

Istana Apostolik bukan sekadar tempat tinggal, melainkan juga sebuah simbol yang sarat dengan sejarah dan kekuasaan spiritual tertinggi Gereja Katolik

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Mengungkap Pesona Istana Apostolik dan Sejarahnya
vaticannews
PAUS LEO XIV - Paus Leo XIV melambaikan tangan ke hadapan ribuan umat katolik dari balkon Basilika Santo Petrus, Vatikan, usai didapuk sebagai Paus ke-267, menggantikan mendiang Paus Fransiskus, Kamis (8/5/2025). Istanbul Apostolik: Ruang megah Paus Leo XIV penuh simbol. 

TRIBUNNEWS.COM - Istana Apostolik bukan sekadar tempat tinggal, melainkan juga sebuah simbol yang sarat dengan sejarah dan kekuasaan spiritual tertinggi Gereja Katolik.

Dengan terpilihnya Paus Leo XIV setelah wafatnya Paus Fransiskus pada April lalu, segel yang melindungi apartemen kepausan di Istana Apostolik resmi dibuka kembali, menjadikan momen ini penuh makna dan harapan bagi umat Katolik di seluruh dunia.

Istana Apostolik: Tradisi yang Kembali Bangkit

Sejarah Segel Pasca-Kematian Paus

Setelah meninggalnya Paus Fransiskus, apartemen kepausan di Istana Apostolik langsung disegel sebagai bagian dari tradisi Vatikan yang menandakan 'sede vacante' atau takhta kosong.

Hanya pada minggu lalu, segel tersebut dicabut, mengisyaratkan bahwa pemimpin baru sudah terpilih dan siap untuk mengambil alih tanggung jawab yang besar ini.

Sepanjang Dekade yang Sepi

Meski dikenal sebagai kediaman resmi Paus, Istana Apostolik telah kosong sejak tahun 2013.

Paus Fransiskus memilih untuk tinggal di Wisma Santa Marta yang lebih kecil dan sederhana, menjalin hubungan dekat dengan stafnya.

Kini, dengan hadirnya Paus Leo XIV, ada harapan akan kebangkitan tradisi tersebut.

Kemegahan Arsitektur yang Tak Lekang oleh Waktu

Desain oleh Arsitek Kenamaan

Rekomendasi Untuk Anda

Istana ini dibangun pada abad ke-15 oleh Donato Bramante, seorang arsitek terkemuka pada masa Renaisans.

Gaya arsitekturnya yang megah—dengan tiang besar, kubah, dan detail artistik yang rumit—masih menjadi lambang kemewahan dan kekuatan spiritual Gereja Katolik hingga saat ini.

Kediaman Resmi Sejak Abad ke-17

Walaupun dibangun pada tahun 1400-an, Istana Apostolik baru berfungsi sebagai kediaman resmi Paus pada abad ke-17.

Sebelumnya, para Paus tinggal di berbagai lokasi di dalam dan luar Roma.

Sejak saat itu, istana ini telah menjadi pusat administratif dan spiritual Vatikan.

Keberadaan Beragam Ruangan dalam Istana

Kompleks yang Luas dan Menakjubkan

Jangan membayangkan Istana Apostolik sebagai rumah biasa;

kompleks ini memiliki lebih dari seribu ruangan yang mencakup ruang duduk, perpustakaan, ruang kerja, kapel pribadi, hingga klinik medis.

Ini hampir seperti sebuah kota kecil di dalam tembok Vatikan, lengkap dengan sistem internalnya sendiri.

Ikon yang Tak Terpisahkan: Kapel Sistina dan Perpustakaan Vatikan

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas