Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Reaksi Dunia Terhadap Kegagalan Gencatan Rusia-Ukraina

Hari ke-1178 dalam konflik Rusia-Ukraina menunjukkan kompleksitas dan tantangan dalam mencari solusi damai.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Reaksi Dunia Terhadap Kegagalan Gencatan Rusia-Ukraina
RNTV/TangkapLayar
SAMBUT UTUSAN AS - Presiden Rusia Vladimir Putin memberi isyarat untuk menyambut Utusan Khusus Amerika Serikat (AS) sebelum pembicaraan mereka di Moskow pada 25 April 2025. Setelah pertemuan itu, Putin mendadak mengumumkan gencatan senjata dengan Ukraina selama 3 hari pada 8 hingga 10 Mei 2025. Respons Barat atas gagal gencatan senjata Rusia-Ukraina menguat. 

Media Ukraina melaporkan adanya serangan udara dan ledakan di Kota Dnipro, namun belum ada informasi resmi mengenai korban atau kerusakan.

Di sisi lain, Presiden Vladimir Putin telah menunjuk Kolonel Jenderal Andrei Mordvichev sebagai kepala pasukan darat yang baru.

Penunjukan ini menandai restrukturisasi penting dalam tubuh militer Rusia, terutama setelah peran Mordvichev dalam beberapa pertempuran besar selama konflik.

Mengapa Mantan Duta Besar AS Mundur?

Mantan Duta Besar Amerika Serikat untuk Ukraina, Bridget Brink, juga menjadi sorotan setelah mengumumkan pengunduran dirinya akibat ketidaksepakatan dengan kebijakan luar negeri Presiden Trump.

Dalam sebuah opini yang diterbitkan, Brink menegaskan bahwa kebijakan tersebut lebih menekankan tekanan terhadap Ukraina, yang merupakan korban agresi, dibandingkan kepada Rusia sebagai agresor.

Brink mengekspresikan rasa hormatnya terhadap hak presiden untuk menentukan kebijakan luar negeri, tetapi menyayangkan bahwa selama masa pemerintahan Trump, perhatian lebih besar diberikan kepada tekanan terhadap Ukraina.

 

Hari ke-1178 dalam konflik Rusia-Ukraina menunjukkan kompleksitas dan tantangan dalam mencari solusi damai.

Rekomendasi Untuk Anda

Kegagalan gencatan senjata di Istanbul menggambarkan betapa sulitnya mencapai kesepakatan antara kedua belah pihak, sementara reaksi dari negara-negara Barat menunjukkan adanya keseriusan untuk memberikan tekanan lebih lanjut terhadap Rusia.

Di tengah ketegangan yang terus berlanjut, perkembangan di lapangan dan dinamika politik global akan tetap menjadi fokus perhatian dunia.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas