Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bantah Isu Keretakan, Trump Tegaskan Hubungannya dengan Netanyahu Solid

Presiden Trump menegaskan bahwa hubungannya dengan PM Netanyahu masih solid, membantah isu yang menyebut dirinya frustasi dengan sikap Netanyahu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Bantah Isu Keretakan, Trump Tegaskan Hubungannya dengan Netanyahu Solid
khaberni/tangkap layar
SALING MEMUJI - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu saling memuji saat bertemu di Gedung Putih, Washington DC, AS, Rabu (5/2/2025). Presiden Trump menegaskan bahwa hubungannya dengan PM Netanyahu masih solid, bantah isu yang menyebut dirinya frustasi dengan sikap Netanyahu. 

Trump bahkan menggambarkan Netanyahu sebagai seseorang yang telah “melalui banyak hal” dan tetap berdiri tegar sebagai pemimpin Israel.

Ia menyebut, Netanyahu “keras dan berani”, kata-kata yang menunjukkan respek atas ketangguhan dan konsistensinya dalam memimpin negara dalam masa krisis.

Pujian ini bukan sekadar bentuk penghormatan pribadi, tetapi juga pernyataan strategis. Mengirimkan pesan bahwa ia tetap menganggap Netanyahu sebagai mitra yang layak dan sah dalam urusan politik dan keamanan Timur Tengah.

Kritik terhadap Biden

Sebagai bentuk pembelaannya terhadap Israel, Donald Trump melontarkan kritik tajam terhadap Presiden Joe Biden dalam konteks konflik Israel-Hamas.

Trump menyalahkan pemerintahan Biden atas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, khususnya karena kebijakan yang dianggap melonggarkan tekanan terhadap Iran, negara yang dikenal sebagai pendukung utama Hamas.

Maksud pernyataan ini adalah bahwa Trump percaya serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, tidak akan terjadi jika pemerintah AS saat ini tidak mencabut sanksi terhadap Iran.

Melalui kritik terhadap Biden dan pembelaan terhadap Israel, Trump menegaskan posisi politik pro-Israel-nya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia ingin memperlihatkan kepada publik khususnya pemilih konservatif dan komunitas Yahudi-Amerika bahwa di bawah kepemimpinannya, Israel akan mendapat perlindungan maksimal, dan ancaman seperti serangan Hamas tidak akan dibiarkan terjadi.

(Tribunnews.com / Namira)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas