10 Jet Tempur Terbaik Sedunia saat Ini, Indonesia Juga Segera Punya Puluhan Unit
Ada sederet jet tempur yang dianggap terbaik sedunia saat ini, mulai dari Su-35S hingga F-35.
Penulis:
Febri Prasetyo
India, Mesir, Qatar, Yunani, Kroasia, dan Indonesia juga sudah memesan pesawat seharga $100 juta itu.
Indonesia memiliki 36 Rafale dan turut digunakan dalam operasi militer melawan Pakistan beberapa waktu lalu.
Adapun Indonesia telah memesan puluhan Rafale.
"Sudah resmi: Indonesia memesan 42 Rafale," kata Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly dalam twit yang dikutip Tribunnews.com, Kamis, (10/2/2022).
"Kemitraan strategis kita akan mendapat manfaat dari pendalaman hubungan pertahanan kita. Perancis dengan bangga berkontribusi pada modernisasi angkatan bersenjata mitra kami, yang memainkan peran penting di ASEAN dan di Indo-Pasifik," tulis Parly.
Pemesanan tersebut juga dikonfirmasi oleh Menteri Pertahanan RI saat itu, Prabowo Subianto.
"Kita mulai hari ini dengan tanda tangan kontrak pertama untuk 6 pesawat," kata Prabowo dalam rekaman suara yang awak media terima, Kamis (10/2/2022) siang.
Menurut Prabowo, 36 unit Rafale sisanya akan segera menyusul dalam waktu dekat.
7. Boeing F-15EX Eagle II
F-15EX Eagle II merupakan evolusi jet legendaris F-15 yang dimodernisasi agar tetap bisa melawan ancaman baru.
Jet itu mengusung teknologi abad ke-21, termasuk radar APG-82 AESA, tampilan kokpit canggih, dan kontrol digital fly by wire.
Di samping itu, tersebut dibekali dengan Eagle Passive Active Warning Survivability System (EPAWSS), perangkat perang elektronik canggih yang membuat pertahannya meningkat drastis dalam melawan sistem pertahanan udara modern.
F-15EX Eagle II ditenagai oleh dua mesin kembar Pratt & Whitney F100-PW-229 yang masing-masing menghasilkan daya dorong Mach 2,5 (sekitar 3.100 km/jam).
Senjatanya pun mumpuni. Jet itu dibekali hingga 22 rudal udara ke udara (air to air missile) atau rudal udara ke darat (air to ground missile). Jumlah itu adalah yang terbanyak dibandingkan dengan jet tempur mana pun.
Angkatan Udara AS berencana memilik 144 unit pesawat berharga $87 juta itu guna menggantikan F-15C/D.
Diperkirakan jet ini akan dioperasikan hingga tahun 2050-an.