6 Poin Penting Pertemuan Panas di Gedung Putih: Trump Tuding Genosida Kulit Putih, Ramaphosa Bantah
Donald Trump tuding genosida kulit putih, Ramaphosa bawa bukti bantahan. Pertemuan panas di Gedung Putih memicu krisis diplomatik AS-Afrika Selatan.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa di Gedung Putih berlangsung dalam suasana yang jauh dari ramah.
Keduanya berselisih tajam soal isu rasial, hak asasi manusia, dan bantuan luar negeri.
Pertemuan Trump dan Ramaphosa belakangan dijuluki sebagai salah satu momen paling panas dalam hubungan AS-Afrika Selatan.
Berikut enam poin penting yang mewarnai pertemuan Trump dan Ramaphosa.
1. Trump Tuduh Ada Genosida terhadap Petani Kulit Putih
Presiden Trump secara langsung menuduh pemerintah Afrika Selatan melakukan kekerasan sistematis terhadap komunitas petani kulit putih.
Ia menyebut situasi di Afrika Selatan sebagai bentuk "genosida", sebuah istilah yang menimbulkan kegaduhan diplomatik besar.
Trump mengaku mendapatkan informasi dari sejumlah media sayap kanan dan organisasi advokasi kulit putih.
Menurutnya, pemerintah Afrika Selatan melakukan perampasan tanah terhadap petani kulit putih dan menutup mata terhadap kekerasan yang menimpa mereka.
"Ini adalah soal hak asasi manusia," kata Trump seperti dikutip media AS.
2. Ramaphosa Bantah Keras dan Bawa Data Lapangan
Baca juga: 5 Peristiwa Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.184: Sikap Trump Dinilai Lunakkan Tekanan ke Rusia
Presiden Ramaphosa membalas tudingan itu dengan tegas.
Ia menyatakan tuduhan genosida terhadap petani kulit putih adalah "fitnah yang berbahaya".
Ramaphosa menegaskan kekerasan kriminal memang menjadi persoalan serius di Afrika Selatan, namun tidak menyasar satu ras tertentu.
"Sebagian besar korban kekerasan di negara kami justru berasal dari komunitas kulit hitam," ujarnya.
Ia juga membawa data resmi dari kepolisian dan lembaga hak asasi manusia di negaranya untuk menunjukkan bahwa tidak ada bukti kekerasan sistematis berbasis ras.
3. Trump Tampilkan Video Kekerasan, tapi Salah Sumber
Dalam upaya memperkuat klaimnya, Trump menyuguhkan serangkaian video yang menunjukkan kekerasan terhadap warga kulit putih.
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.