Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Tuntutan Israel kepada Hamas: Terima Gencatan Senjata Sekarang!

Tegangan di Gaza: Israel tuntut kelompok tersebut agar segera menerima proposal gencatan senjata atau berisiko hancur akibat menolak permintaan itu

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Tuntutan Israel kepada Hamas: Terima Gencatan Senjata Sekarang!
Telegram/qassambrigades
HARI QUDS INTERNASIONAL - Foto dari akun Telegram resmi Brigade Al-Qassam pada 1 Februari 2025. Netanyahu ultimatum Hamas, tuntut kelompok tersebut agar segera menerima proposal gencatan senjata atau berisiko hancur akibat menolak permintaan itu 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Israel yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benyamin Netanyahu baru-baru ini mengeluarkan ultimatum tegas kepada kelompok Hamas.

Ultimatum ini menuntut Hamas untuk segera menerima proposal gencatan senjata yang didukung oleh Amerika Serikat.

Jika tidak, Israel mengancam akan mengerahkan seluruh kekuatan militernya tanpa batas waktu hingga Hamas tidak lagi menjadi ancaman.

Apa yang Dikatakan Pemerintah Israel tentang Ultimatum Ini?

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengungkapkan bahwa kelompok bersenjata Hamas kini dihadapkan pada pilihan sulit.

Mereka harus menerima syarat Kesepakatan Witkoff untuk pembebasan para sandera atau menghadapi penghancuran.

Katz juga menekankan bahwa pemerintah Israel telah berulang kali menekankan bahwa tujuan utama perang ini adalah untuk menghancurkan Hamas.

Ancaman untuk menghancurkan Hamas telah disampaikan sejak pecahnya perang di Gaza pada 7 Oktober 2023, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil.

Rekomendasi Untuk Anda

Ultimatum terbaru ini mencerminkan sikap Israel yang semakin keras setelah berbulan-bulan konflik dan negosiasi yang tidak kunjung mencapai kata sepakat.

Apa Isi Lengkap Proposal Gencatan Senjata yang Diajukan?

Proposal yang diusulkan melibatkan beberapa langkah konkret.

Dalam tahap awal, akan dilakukan gencatan senjata selama 60 hari.

Selama periode ini, sepuluh tawanan yang masih hidup akan dibebaskan, diikuti dengan sisa 18 tawanan lainnya dalam dua tahap selama satu minggu.

Lebih lanjut, proposal ini menyerukan pemulihan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, yang akan dikoordinasikan melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa dan organisasi internasional lainnya.

Israel juga berjanji untuk membebaskan tahanan Palestina sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Meskipun pasukan Israel tetap ditempatkan di sepanjang Koridor Philadelphia, mereka akan menarik diri dari Koridor Morag di Rafah.

Israel berkomitmen untuk menyetujui pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza yang akan terus berlangsung selama periode gencatan senjata.

Bagaimana Respons Hamas Terhadap Usulan Gencatan Senjata?

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas