Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Analis Militer AS: Seluruh 31 Unit Tank Abrams M1A1 yang Dikirim ke Ukraina Dihancurkan Rusia

Drone kamikaze Rusia, terutama model berbiaya rendah dan ringan mampu menghancurkan sebanyak 31 tank Abrams buatan AS untuk Ukraina

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Analis Militer AS: Seluruh 31 Unit Tank Abrams M1A1 yang Dikirim ke Ukraina Dihancurkan Rusia
DSA/Tangkap Layar
DISERANG DRONE - Tank tempur M1A1 Abrams buatan Amerika Serikat. Sebanyak 31 tank jenis ini yang dikirim ke Ukraina dilaporkan dihancurkan Rusia dengan serangan drone kamikaze. 

Seorang ahli persenjataan mengatakan bahwa kendaraan tempur apa pun yang dikerahkan ke medan perang di Ukraina akan menghadapi serangan dari pesawat tak berawak FPV yang diluncurkan oleh militer Ukraina atau Rusia.

Drone FPV, yang dapat dibuat dengan harga hanya US$500 (RM2000) per unit, sangat mudah dioperasikan, hanya memerlukan dua orang.

Karena "tidak tahan" dibombardir oleh pesawat tak berawak Rusia, Ukraina tahun lalu mengeluarkan perintah atas permintaan Washington untuk menarik tank M1A1 SA Abrams dari medan perang.

Dua pejabat militer AS mengatakan kepada The Associated Press bahwa tank M1A1 Abrams yang disumbangkan AS tidak dapat beroperasi di medan perang tanpa terdeteksi dan ditembaki secara brutal oleh pesawat tak berawak militer Rusia.

Drone pengintai dan bunuh diri Rusia telah membuat upaya Ukraina untuk melindungi tank Abrams menjadi sangat sulit.

"Ancaman luas dari pengintaian Rusia dan pesawat tanpa awak bunuh diri berarti "tidak ada area terbuka dan luas di mana tank Abrams dapat bergerak tanpa terdeteksi," kata pejabat militer tersebut.

"Tank-tank Abrams sedang "dipindahkan" dari medan perang sementara Amerika Serikat bekerja sama dengan Ukraina untuk menyesuaikan taktik, kata Wakil Kepala Staf AS Laksamana Christopher Grady, yang menjadi pejabat militer AS ketiga yang mengonfirmasi "nasib" tank-tank Abrams di Ukraina.

Rekomendasi Untuk Anda

Konflik Ukraina-Rusia diakui sebagai konflik yang paling banyak menyaksikan penggunaan drone atau aset tak berawak — baik drone FPV, drone bunuh diri, drone ISR, Kapal Permukaan Tak Berawak (USV), dan masih banyak lagi.

 

(oln/dsa/*)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas