Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Alasan Iran Luncurkan Rudal ke Israel di Malam Hari

Ratusan rudal dan drone yang membawa bahan peledak diluncurkan Iran ke Israel di malam hari pada Jumat (13/6/2025) lalu.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Alasan Iran Luncurkan Rudal ke Israel di Malam Hari
tangkap layar/pt
RUDAL MALAM IRAN - Peluncuran ratusan rudal oleh Iran dalam membalas serangan Israel. Pada Sabtu (14/6/2025), Iran meluncurkan rudal di malam hari. 

Jerussalem Post menilai hal itu mencerminkan doktrin militer dan teknologi yang disengaja yang dirancang untuk mengaburkan, mengejutkan, dan menimbulkan rasa takut.

Meskipun malam hari menawarkan penyembunyian yang jelas, pilihan untuk menyerang di balik kegelapan berakar pada lebih dari sekadar visibilitas.

Ini adalah kombinasi dari kendala teknis, kebutuhan operasional, dan perang psikologis.

Rudal, tidak seperti pesawat terbang, tidak dapat mengandalkan oksigen atmosfer untuk penggerak.

Sebaliknya, rudal harus membawa bahan bakar dan oksidator—komponen yang diperlukan untuk pembakaran—di dalam sistemnya.

Hal ini karena rudal balistik mencapai ketinggian di mana oksigen sangat sedikit atau tidak ada sama sekali.

Persyaratan mendasar ini membagi rudal menjadi dua kategori yakni  rudal yang menggunakan bahan bakar cair dan rudal yang menggunakan bahan bakar padat, yang masing-masing memiliki implikasi strategisnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Bahan bakar cair: kuat namun rentan

Rudal jarak jauh Iran, termasuk seri Shahab, biasanya menggunakan bahan bakar cair.

Rudal ini memerlukan proses pengisian bahan bakar yang rumit sebelum diluncurkan, yang melibatkan dua tangki terpisah—satu untuk bahan bakar dan satu untuk oksidator.

Operasi ini sensitif terhadap waktu, berbahaya, dan memerlukan infrastruktur peluncuran stasioner dan kru darat.

Hal ini menjadikan tahap pengisian bahan bakar sebagai jendela rudal yang paling rentan, terutama di bawah pengawasan satelit dan pesawat pengintai musuh.

Untuk mengurangi risiko deteksi dan serangan, Iran sering melakukan operasi pengisian bahan bakar pada malam hari, ketika jarak pandang rendah dan peluang deteksi udara turun secara signifikan.

Bahan bakar padat: seluler dan siap pakai

Sebaliknya, rudal jarak pendek dan menengah seperti Fateh-110 dan Zolfaghar biasanya menggunakan bahan bakar padat.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas