Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Iran Tolak Perundingan Gencatan Senjata dengan Israel

 Iran menegaskan tidak akan merundingkan gencatan senjata dengan Israel.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reza Deni
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Iran Tolak Perundingan Gencatan Senjata dengan Israel
tangkap layar/pt
GENCATAN SENJATA - Kilatan ledakan di wilayah Israel akibat rudal yang diluncurkan Iran, Sabtu (14/6/2025) malam. Iran menolak gencatan senjata dengan Israel. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Iran menegaskan tidak akan merundingkan gencatan senjata dengan Israel.

Hal itu dikatakan salah seorang pejabat Iran.

Iran memberi tahu sikapnya itu kepada dua negara yang hendak menjadi mediator gencatan senjata yakni Qatar dan Oman.

"Iran memberi tahu mediator Qatar dan Oman bahwa mereka hanya akan melakukan perundingan serius setelah Iran menyelesaikan tanggapannya terhadap serangan pendahuluan Israel," kata salah seorang pejabat Iran saat bertemu Reuters, Senin (16/6/2025).

Selama Israel belum berhenti menyerang, Iran juga menegaskan akan terus melancarkan balasannya.

Iran telah bersumpah untuk "membuka gerbang neraka" sebagai pembalasan atas apa yang muncul dalam peperangan tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Iran juga memberi tahu Oman dan Qatar soal perundingan nuklir antara AS dan Iran.

Oman dalam beberapa bulan terakhir memang telah memediasi perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran.

Namun, perundingan terakhir dibatalkan sehari setelah Israel melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap Iran.

Oman dan Qatar yang memiliki hubungan baik dengan Iran dan AS juga telah berkomunikasi langsung dengan Israel.

Israel Serang Iran

Israel menyerang Teheran, ibu kota Iran pada Jumat (13/6/2025) dini hari waktu setempat atau pagi waktu Indonesia barat. Beberapa ledakan keras terdengar di Teheran, ibu kota Iran.

Serangan Israel itu terjadi saat ketegangan meningkat tajam terkait program nuklir.

Dikutip dari Newsweek, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, telah memberlakukan "keadaan darurat khusus" setelah "serangan pendahuluan terhadap Iran".

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas