Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dilaporkan Dipindah dari Bunker ke Bunker demi Keamanan

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dikabarkan bersembunyi di bunker bawah tanah dan terus dipindah demi menghindari serangan Israel.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dilaporkan Dipindah dari Bunker ke Bunker demi Keamanan
X Khamenei/@khamenei_ir
ALI KHAMENEI - Foto ini diambil dari akun X Khamenei pada Kamis (13/3/2025) memperlihatkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, bertemu dengan sejumlah pimpinan dan fakultas Universitas Shahid Motahari di Teheran pada 3 Juli 2024. Pada Rabu (12/3/2025), Khamenei menyampaikan pidato yang menantang keinginan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk negosiasi perjanjian nuklir yang baru. Khamenei dikabarkan bersembunyi di bunker bawah tanah dan terus dipindah demi menghindari serangan Israel. 

Pengamat menilai pembunuhan terhadap tokoh-tokoh kunci militer dan ilmuwan Iran menunjukkan Israel ingin melemahkan struktur kekuasaan Iran dari dalam.

Michael Singh dari Institut Washington mengatakan kepada Reuters bahwa Israel “ingin rakyat Iran bangkit.”

Ia juga mencatat bahwa rendahnya korban sipil dalam serangan awal menunjukkan tujuan yang lebih strategis daripada sekadar balas dendam.

Beberapa jam setelah serangan pertama, Netanyahu berpidato langsung kepada rakyat Iran.

Ia menyebut rezim Islam di Iran telah menindas rakyatnya selama hampir 50 tahun dan kini sedang melemah.

"Ini kesempatan Anda untuk bangkit dan menyuarakan pendapat," katanya.

Meskipun demikian, Israel belum menyatakan secara terbuka bahwa pihaknya menginginkan perubahan rezim.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam pernyataan kepada Reuters, Kedutaan Besar Israel di Washington mengatakan bahwa masa depan Iran harus ditentukan oleh rakyatnya sendiri.

Khamenei terakhir terlihat di televisi Iran pada Jumat (13/6/2025), berdiri di lokasi yang dirahasiakan, di antara bendera nasional dan potret pendahulunya, Ayatollah Ruhollah Khomeini.

(Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas