Itamar Ben-Gvir: Siapa Pun yang Menonton Al Jazeera Harus Dilaporkan ke Polisi
Menteri Keamanan Nasional Israel sayap kanan Itamar Ben-Gvir baru saja memberikan pernyataan singkat kepada media
Editor:
Muhammad Barir
Pernyataan Ben Gvir menyusul penggerebekan baru-baru ini oleh polisi Israel terhadap tempat tinggal kru media asing di Haifa, termasuk mereka yang bekerja untuk TRT Arabic milik Turki dan saluran Al-Ghad.
Peralatan disita dalam operasi yang diperintahkan langsung oleh Ben Gvir, yang juga menuntut larangan siaran langsung yang dapat “mengungkapkan lokasi-lokasi sensitif.”
Dasar Hukum Penindasan Media
Pemerintah Israel baru-baru ini mengesahkan undang-undang yang memberikan wewenang kepada Perdana Menteri dan Menteri Komunikasi untuk menutup semua media asing yang dianggap sebagai ancaman keamanan.
Undang-undang ini menuai kritik tajam dari organisasi kebebasan pers lokal dan internasional, yang menganggapnya sebagai alat penyensoran dan ancaman terhadap jurnalisme independen.
Konteks Perang: Iran dan Israel
Tindakan agresif media ini dilakukan di tengah meningkatnya konfrontasi militer antara Israel dan Iran.
Tel Aviv, dengan dukungan AS, baru-baru ini melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap situs nuklir dan militer Iran, yang memicu gelombang serangan rudal dan pesawat tak berawak balasan dari Iran—menandai eskalasi paling intens antara kedua negara hingga saat ini.
SUMBER: AL JAZEERA, WATANSERB