Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

BREAKING NEWS Amerika Serang Iran, Trump Umumkan Serangan di Fordow, Isfahan dan Natanz

Donald Trump umumkan serangan besar AS ke Iran. Situs nuklir Fordow, Natanz, dan Isfahan jadi target. Dunia tegang.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in BREAKING NEWS Amerika Serang Iran, Trump Umumkan Serangan di Fordow, Isfahan dan Natanz
Facebook The White House
TRUMP DI GEDUNG PUTIH - Apa yang dikhawatirkan Dunia akhirnya kejadian. Amerika Serikat menyerang Iran. Informasi itu disampaikan langsung oleh pemimpin Negeri Paman Sam, Donald Trump. 

TRIBUNNEWS.COM, IRAN - Apa yang dikhawatirkan Dunia akhirnya kejadian. Amerika Serikat menyerang Iran.

Informasi itu disampaikan langsung oleh pemimpin Negeri Paman Sam, Donald Trump.

Potensi konflik Israel dan Iran kemungkinan akan membesar. 

Pada Sabtu (21/6/2025), Presiden AS Donald Trump mengumumkan Amerika Serikat telah menyelesaikan “serangan yang sangat berhasil” terhadap situs nuklir di Iran, termasuk Fordow, Natanz, dan Isfahan.

Trump mengatakan semua pesawat kini telah berada di luar wilayah udara Iran.

“Kami telah menyelesaikan serangan yang sangat berhasil terhadap tiga situs nuklir di Iran, termasuk Fordow, Natanz, dan Esfahan. Semua pesawat kini berada di luar wilayah udara Iran. Muatan penuh BOM dijatuhkan di situs utama, Fordow. Semua pesawat kini dalam perjalanan pulang dengan selamat. Selamat kepada para Pejuang Amerika yang hebat. Tidak ada militer lain di dunia yang bisa melakukan ini. SEKARANG ADALAH WAKTUNYA UNTUK DAMAI! Terima kasih atas perhatian Anda terhadap hal ini,” tulis Trump dalam unggahan di Truth Social.

Ini merupakan keputusan terbaru Donald Trump. Sebelumnya, Donald Trump dikabarkan tengah menimbang keputusan penting yang dapat mengubah arah konflik Timur Tengah.

Rekomendasi Untuk Anda

Trump belum memastikan apakah militer AS akan terlibat langsung dalam serangan ofensif ke fasilitas nuklir Iran. Pertemuan darurat bersama tim keamanan nasional di Gedung Putih digelar pada Sabtu (21/6/2025), di tengah eskalasi konflik Iran-Israel yang makin membara.

Dikutip dari CNN, dua pejabat Gedung Putih menyebut Trump masih menginginkan solusi diplomatik sebagai jalan utama.

Namun, upaya damai hanya akan dilakukan jika Iran bersedia membuka ruang negosiasi dan menyetujui penghentian penuh pengayaan uranium. Hingga saat ini, Iran masih menolak syarat utama tersebut.

“Presiden memberi dirinya waktu dua minggu sejak Kamis untuk mengambil keputusan akhir,” kata seorang sumber Gedung Putih. Jika perundingan gagal, operasi militer akan menjadi opsi berikutnya.

Baca juga: Pemimpin Kristen, Yahudi, dan Zoroaster di Iran Kecam Ancaman Pembunuhan Ali Khamenei

Iran: Ini Bukan Perangnya Amerika!

Respons keras datang dari Iran. Wakil Menteri Luar Negeri Saeed Khatibzadeh memperingatkan bahwa keterlibatan langsung AS dalam konflik Iran-Israel hanya akan memperburuk keadaan.

Dalam wawancara dengan BBC, ia menyebut intervensi AS sebagai “malapetaka bagi seluruh kawasan”.

“Konflik ini bukan perangnya Amerika. Jika Trump ikut campur, ia akan dikenang sebagai presiden yang menyeret negerinya ke dalam perang yang bukan urusannya,” tegas Khatibzadeh.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas