Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rincian Serangan AS terhadap 3 Situs Nuklir Iran dan Senjata yang Digunakan: Tomahawk hingga MOP

AS menerjunkan tujuh pesawat pengebom siluman B-2 untuk menyerang tiga situs nuklir Iran, Minggu (22/6/2025).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rincian Serangan AS terhadap 3 Situs Nuklir Iran dan Senjata yang Digunakan: Tomahawk hingga MOP
Dok. Angkatan Udara AS
BUNKER BUSTER GBU-57 MOP - Foto memperlihatkan pesawat pengebom siluman B-2 sedang menjatuhkan MOP-432. AS menerjunkan tujuh pesawat pengebom siluman B-2 untuk menyerang tiga situs nuklir Iran, Minggu (22/6/2025). 

TRIBUNNEWS.com - Amerika Serikat (AS) telah melancarkan serangan terhadap tiga situs nuklir Iran pada Minggu (22/6/2025) dini hari waktu Teheran.

Serangan itu menargetkan Pabrik Pengayaan Bahan Bakar Fordow, di dekat kota Qom di utara; Fasilitas Nuklir Natanz, dekat Isfahan di Iran tengah; dan Pusat Teknologi Nuklir Isfahan, di selatan Isfahan.

Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, mengungkapkan serangan itu melibatkan formasi besar tujuh pesawat pengebom siluman B-2, masing-masing dengan dua awak.

Pesawat itu "berangkat" dari AS pada Jumat (20/6/2025) tengah malam waktu Amerika, sebagai bagian dari Operasi Midnight Hammer.

Untuk mempertahankan kejutan serangan AS, jelas Caine, kelompok umpan terbang ke barat melintasi Pasifik, sedangkan kelompok penyerang utama menuju ke timur dengan komunikasi minimal selama penerbangan 18 jam.

Dilansir Al Jazeera, pukul 1.30 dini hari waktu Iran, kapal selam AS di wilayah Timur Tengah meluncurkan lebih dari dua lusin rudal Tomahawk yang menyerang target infrastruktur permukaan di Isfahan.

Baca juga: Spesifikasi Bunker Buster GBU-57 MOP AS, Satu-satunya Bom Disebut Bisa Hancurkan Fordow Milik Iran

Pukul 2.10 dini hari, B-2 terdepan menjatuhkan dua GBU-57 Massive Ordnance Penetrators (MOP) di Fordow.

Rekomendasi Untuk Anda

Serangan itu kemudian diikuti oleh total 14 MOP yang dijatuhkan di Fordow dan Natanz.

Ketiga fasilitas itu diserang antara pukul 1.30-2.10 dini hari.

Gelombang terakhir rudal Tomahawk menghantam Isfahan lagi untuk memberikan kejutan.

Secara total, lebih dari 125 pesawat AS berpartisipasi, termasuk B-2, jet tempur, puluhan pesawat tanker, pesawat pengintai, dan kru pendukung.

Pentagon menggambarkan serangan itu sebagai operasi tempur B-2 terbesar dalam sejarah AS dan misi B-2 terpanjang kedua yang pernah diterbangkan.

Trump Klaim Situs Nuklir Iran Hancur

Pasca-serangan yang diluncurkan militernya, Presiden AS, Donald Trump, mengklaim fasilitas nuklir Iran yang ditargetkan, telah "hancur total".

Ia mengatakan serangan tersebut "sangat sukses".

Keputusan Trump untuk bergabung dengan Israel menandai eskalasi tajam di kawasan tersebut.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas