Arab Saudi, Bahrain, hingga Prancis Kecam Serangan Iran ke Qatar, Anggap Langgar Kedaulatan
Negara di Timur Tengah dan Prancis mengecam Iran yang melakukan serangan ke Pangkalan AS di Doha. Bahkan Qatar juga mengecam serangan tersebut.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Bobby Wiratama
TRIBUNNEWS.COM - Serangan Iran ke Pangkalan Udara Amerika Serikat (AS) Al Udeid yang berada di ibu kota Qatar, Doha, dikecam beberapa negara di Timur Tengah.
Diketahui, Iran meluncurkan enam rudal jarak pendek dan menengah dengan menyasar Al Udeid pada Senin (23/6/2025).
Negara pertama yang mengecam adalah Uni Emirat Arab (UEA). Kementerian Luar Negeri negara tersebut menyatakan serangan Iran adalah wujud pelanggaran kedaulatan Qatar dan hukum internasional.
"UEA menegaskan penolakan kategorisnya terhadap setiap serangan yang mengancam keamanan dan keselamatan Qatar dan merusak keamanan dan stabilitas kawasan," katanya dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Aljazeera, Selasa (24/6/2025).
UEA menegaskan akan terus membangun solidaritas terhadap Qatar dan melindungi negara tersebut setelah serangan Iran.
"Solidaritas penuh UEA dengan Qatar dan dukungan tak tergoyahkan untuk semua tindakan yang bertujuan melindungi keamanan dan keselamatan warga negara dan penduduknya," jelasnya.
Irak pun turut menyoroti serangan Iran ke Qatar tersebut dengan mengungkapkan telah memberi peringatan terkait eskalasi yang semakin cepat di kawasan Timur Tengah.
Kementerian Luar Negeri Irak menegaskan serangan semacam ini akan mengganggu stabilitas di seluruh wilayah.
"Perkembangan ini adalah perkembangan yang telah lama diperingatkan oleh Irak, mengingat risiko besar yang ditimbulkannya terhadap keamanan dan stabilitas seluruh wilayah,” katanya, dikutip dari Reuters.
Baca juga: Mengenal Al Udeid, Pangkalan Udara AS di Qatar yang Coba Dirudal Iran
Irak juga mengkhawatirkan terjadinya krisis regional dan menegaskan hanya dapat diselesaikan melalui dialog dan menahan diri untuk tidak saling balas serangan.
Arab Saudi juga tidak ketinggalan mengecam serangan Iran tersebut dan dianggap tidak bisa dibenarkan.
“Ini adalah masalah yang tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun. Kerajaan menegaskan dukungan dan sikapnya terhadap negara persaudaraan Qatar," kata Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.
Qatar yang menjadi negara sasaran turut mengecam serangan Iran tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, menganggap Iran telah melakukan pelanggaran internasional karena mengganggu kedaulatan Qatar.
“Kami menegaskan bahwa negara Qatar berhak untuk merespons secara langsung, sebanding dengan sifat dan skala agresi terang-terangan ini dan sesuai dengan hukum internasional,” katanya.