Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Iran Serang Pangkalan Militer AS di Qatar, Ayatollah Ali Khamenei: Kami Bukan yang Memulai Konflik

Ali Khamenei menegaskan serangan Iran ke pangkalan AS di Qatar menjadi wujud pembelaan Iran atas serangan sebelumnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Iran Serang Pangkalan Militer AS di Qatar, Ayatollah Ali Khamenei: Kami Bukan yang Memulai Konflik
X Khamenei/@khamenei_ir
KOMENTAR KHAMENEI - Foto ini diambil dari akun X Khamenei pada Kamis (13/3/2025) memperlihatkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, bertemu dengan sejumlah pimpinan dan fakultas Universitas Shahid Motahari di Teheran pada 3 Juli 2024. Ali Khamenei menegaskan serangan Iran ke pangkalan AS di Qatar menjadi wujud pembelaan Iran atas serangan sebelumnya. Hal ini disampaikan lewat cuitan di akun X pribadinya, Selasa (24/6/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei buka suara usai negaranya menyerang pangkalan udara Amerika Serikat (AS), Al Udeid, yang berlokasi di ibu kota Qatar, Doha, pada Senin (23/6/2025).

Dalam pernyataan resminya, serangan tersebut menjadi wujud bahwa Iran tidak menyerah terhadap agresi apapun.

Selain itu, Khamenei juga menegaskan Iran tidak menerima menjadi target negara manapun.

"Kami tidak akan menyerah pada agresi apapun. Ini adalah logika di balik bangsa Iran," katanya dikutip dari cuitannya di akun X pribadinya.

Terpisah, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan serangan ke Al Udeid menjadi wujud bahwa pangkalan dan aset militer AS di Timur Tengah justru menjadi sebuah titik lemah alih-alih kekuatan.

"Agresi musuh Amerika sekali lagi mengungkap bahwa kejahatan Zionis adalah kelanjutan dari skema AS."

"Oleh karena itu, kami menekankan bahwa dalam pertahanan nasional ini, pangkalan AS dan aset militer bergerak di wilayah tersebut bukanlah titik kekuatan, melainkan kerentanan utama dan kelemahan utama dari rezim yang suka memanas-manasi ini," kata IRGC.

Rekomendasi Untuk Anda

IRGC juga mewanti-wanti jika serangan terus dilancarkan ke Iran, maka militer AS di Timur Tengah bakal runtuh. Selain itu, serangan ini juga menjadi awal untuk penghapusan negara Zionis.

“Tekad angkatan bersenjata kami yang kuat dan populer sedemikian rupa sehingga setiap pengulangan tindakan permusuhan akan mempercepat runtuhnya struktur militer AS di kawasan ini, mengarah pada mundurnya mereka secara memalukan dari Asia Barat, dan berkontribusi pada realisasi aspirasi bersama umat Islam dan bangsa-bangsa yang mencari kebebasan di seluruh dunia: penghapusan rezim kanker Zionis," sambungnya.

Baca juga: Pesawat Emirates Berputar-putar di Wilayah Udara Arab Saudi Imbas Iran Serang Pangkalan AS di Qatar

Iran baru saja meluncurkan enam rudal yang menyasar Al Udeid. Namun serangan tersebut ternyata berhasil digagalkan oleh Qatar.

Hal ini disampaikan oleh Kementerian Pertahanan Qatar dalam sebuah pernyataan.

“Berkat pertolongan Tuhan, kewaspadaan angkatan bersenjata, dan langkah-langkah pencegahan yang telah diambil sebelumnya, insiden ini tidak mengakibatkan korban jiwa maupun luka-luka,” demikian bunyi pernyataan resmi dari Kementerian Pertahanan Qatar, Selasa (24/6/2025).

Kementerian juga menegaskan wilayah udara dan teritorial Negara Qatar dalam kondisi aman, dan Angkatan Bersenjata Qatar selalu dalam kesiapsiagaan tinggi untuk menghadapi setiap ancaman.

Masyarakat Qatar diimbau untuk tetap tenang dan terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari otoritas terkait.

"Kementerian Pertahanan menyarankan warga dan penduduk untuk mencari petunjuk dan perkembangan terbaru dari sumber resmi," tulisnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas