Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Saat Dunia Arab Ingin Iran Bertahan, Cegah Superioritas Israel Raya

Israel dan Iran tampaknya benar-benar menghentikan pertempuran dengan masing-masing mengklaim kemenangan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Setya Krisna Sumarga
zoom-in Saat Dunia Arab Ingin Iran Bertahan, Cegah Superioritas Israel Raya
khaberni/tangkap layar
KEKUATAN IRAN - Perang di Gaza dan eskalasi Israel-Iran telah memaksa penilaian ulang yang serius di ibu kota Teluk Persia.  

TRIBUNNEWS.COM - Israel dan Iran tampaknya benar-benar menghentikan pertempuran dengan masing-masing mengklaim kemenangan.

Tel Aviv menyatakan tujuan utamanya menetralkan kapabilitas nuklir Iran telah tercapai setelah Fordow, Natanz, dan Isfahan dihancurkan.

Israel juga meyakini kekuatan rudal balistik Iran telah dilemahkan lewat serangan presisi mereka sejak 13 Juni 2025.

Sebagian besar skuadron udara Iran juga diruntuhkan saat jet-jet tempur tua yang dimiliki Iran terhantam rudal sebelum terbang. 

Kaim-klaim Israel ini masih meninggalkan keraguan, benarkah fasilitas nuklir bawah tanah Fordow hancur? Benarkah kapabilitas rudal Iran telah dilemahkan?

Teheran di sisi lain merayakan kemenangan mereka menghadapi Israel. Solidaritas perayaan juga tergelar di Pakistan, Irak, dan Lebanon.

Kemartiran 29 jenderal Iran telah menyatukan rakyat negara itu, di tengah aneka kesulitan hidup sebelum perang, yang membuat mereka frustrasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Rudal-rudal balistik hipersonik Iran teerbukti mampu menghancurkan target-target spesial di Tel Aviv, Haifa, Eilat, dan Negev.

Skala kerusakan yang luar biasa mirip di Jalur Gaza membuka mata rakyat Israel, mereka memiliki lawan benar-benar sepadan di Timur Tengah. 

Bahkan mungkin lebih kuat jika Israel tidak dibantu Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan kekuatan-kekuatan lain di barat.

Mereka memang superior di langit kawasan Teluk. Tidak ada yang mampu menandingi Israel yang memiliki skuadron jet tempur siluman F-35 Adir. 

Pada konferensi pers tanggal 16 Juni 2025, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan, "Kami mengubah wajah Timur Tengah." 

Tiga hari sebelumnya, serangan-serangan hebat diarahkan ke Teheran, fasilitas-fasilitas militer dan nuklirnya, operasi sabotase dan pembunuhan para komandan militer dan ilmuwan Iran.

Pertanyaannya, benarkah Netanyahu dan Israel mengubah wajah Timur Tengah? Perubahan apa yang dimaksudkannya? 

Agresi Israel ke Iran dalam perspektif geopolitik strategis tampaknya memiliki dua kemungkinan paling besar sebagai latar belakangnya. 

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas