Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

3 Pernyataan Ali Khamenei setelah Keluar dari Bungker: AS Tak Dapat Untung

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Sayyed Ali Khamenei sebut Amerika Serikat (AS) tak dapat untung apapun dengan adanya perang.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 3 Pernyataan Ali Khamenei setelah Keluar dari Bungker: AS Tak Dapat Untung
https://english.khamenei.ir/
KHAMENEI KELUAR BUNGKER - Foto ini diambil dari https://english.khamenei.ir/ pada Senin (23/6/2025) yang menampilkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Khamenei sebut Amerika Serikat (AS) tak dapat untung apapun setelah serang situs nuklir. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Sayyed Ali Khamenei buka suara soal kemenangan negaranya atas Israel.

Melalui pidatonya dalam PressTV, Ayatollah Sayyed Ali Khamenei menyinggung Amerika Serikat (AS) yang sempat menyerang fasilitas siklus nuklir.

Khamenei menyebut AS tak mendapatkan untung apapun dengan adanya perang tersebut.

Adapun setidaknya terdapat tiga poin pernyataan pertama Ali Khamenei setelah keluar dari bungker, seperti disebut oleh gzeromedia.

"AS tidak memperoleh apa pun dari perang ini," kata Khamenei, Kamis (26/6/2025).

Menurutnya, bahwa serangan dari AS gagal mencapai sesuatu yang diinginkan.

Ia menilai Presiden AS ingin menutupi kegagalannya dengan membesar-besarkan kejadian.

Rekomendasi Untuk Anda

"Presiden AS membesar-besarkan kejadian untuk menutupi kegagalan mereka," ujarnya.

Menanggapi atas perang tersebut, Khamenei menyebut Iran telah memberikan pukulan berat untuk AS.

Hal itu setelah memberikan serangan ke salah satu pangkalan utama Amerika, Pangkalan Udara Al-Udeid hingga menimbulkan kerusakan.

Kemudian, ia memberikan apresiasi terhadap persatuan rakyat Iran.

Sebab rakyat Iran telah memberikan dukungan kepada angakatan bersenjata untuk perang.

Baca juga: Iran Surati Dewan Keamanan PBB, Tolak Dalih AS Dalam Serangan Terhadap 3 Fasilitas Nuklir Teheran

"Persatuan yang luar biasa telah muncul di antara hampir 90 juta rakyat Iran."

"Bersatu dalam kata dan perbuatan, rakyat berdiri berdampingan, menyatakan solidaritas, dan mendukung angkatan bersenjata." 

"Iran menunjukkan kekuatannya dan persatuan sesuatu yang harus diakui dunia," ungkapnya.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas