Spesifikasi Lengkap Jet Tempur Rafale yang Dibidik Indonesia
Jet tempur Rafale disebut jet multirole canggih buatan Prancis. Inilah spesifikasi lengkap yang membuat Indonesia tertarik membelinya.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Sri Juliati
The National Interest melaporkan Rafale memiliki 14 titik gantungan (hardpoints) pada varian Angkatan Udara, yang bisa membawa hingga 9,5 ton muatan.
Persenjataan yang dapat dibawa sangat bervariasi:
- Rudal udara-ke-udara jarak jauh MBDA Meteor dengan kemampuan beyond-visual-range (BVR)
- Rudal MICA IR/EM untuk pertarungan jarak dekat dan menengah
- Rudal jelajah SCALP EG yang dirancang untuk serangan presisi jarak jauh
- Rudal anti-kapal AM39 Exocet untuk misi maritim
- Bom pintar AASM Hammer untuk serangan ke darat yang presisi
- Meriam internal 30 mm GIAT 30 dengan kecepatan tembak tinggi untuk dogfight jarak dekat
Dassault Aviation menekankan bahwa konfigurasi ini memungkinkan Rafale beradaptasi pada berbagai jenis misi dengan cepat, tanpa perlu berganti platform.
Multirole Sejati
Menurut Dassault Aviation, Rafale memang dirancang agar benar-benar multirole.
Satu pesawat bisa diatur untuk dominasi udara, serangan darat presisi, serangan maritim, pengintaian taktis, bahkan misi nuklir.
Kemampuan untuk mengganti peran hanya lewat perubahan konfigurasi senjata membuat Rafale sangat fleksibel, cocok untuk angkatan udara yang ingin memaksimalkan efisiensi armadanya.
Dengan desain aerodinamis, avionik modern, sistem peperangan elektronik mutakhir, serta kemampuan membawa berbagai persenjataan canggih, Rafale diakui sebagai salah satu jet tempur generasi 4.5 terbaik di dunia.
Tidak heran Indonesia tertarik mempertimbangkan pembelian tambahan 24 unit Rafale buatan Prancis ini untuk memperkuat kemampuan tempur udaranya ke depan.
Jet Tempur Rafale
Dimensi dan Bobot
- Panjang: 15,27 m
- Rentang sayap: 10,90 m
- Tinggi: 5,34 m
- Berat kosong: ~10 ton
- Maximum Take-Off Weight (MTOW): ~24,5 ton
Mesin
- 2 × Snecma M88-2 turbofan engines
- Thrust masing-masing: ~50 kN dry / ~75 kN dengan afterburner
- Kecepatan maksimum: Mach 1.8 (~1912 km/jam pada ketinggian)
- Radius tempur: >1850 km (dengan tangki tambahan)
Avionik & Sistem
- Radar: Thales RBE2 AESA (Active Electronically Scanned Array)
- Electronic Warfare Suite: SPECTRA (self-protection system, jamming, threat detection)
- Cockpit: Glass cockpit dengan wide-angle HUD, touch-screen display, dan Helmet Mounted Display (HMD) opsional
- Sensor Fusion: Mampu mengintegrasikan data dari radar, infrared search and track (IRST), dan datalink
Baca juga: Profil Skuadron 15 J-10C Cobra Pakistan yang Pimpin Serangan Penyergapan Jet Rafale India
Kemampuan Persenjataan
- Kapasitas hardpoint: 14 (versi darat) / 13 (versi carrier)
- Payload maksimum: 9,5 ton
- Senjata udara-ke-udara: MBDA Meteor, MICA IR/EM
- Senjata udara-ke-darat: AASM Hammer, SCALP EG cruise missile
- Senjata anti-kapal: Exocet AM39
- Internal cannon: 30 mm GIAT 30 revolver cannon
Multirole Capabilities
- Air superiority/interception
- Precision ground attack
- Maritime strike
- Reconnaissance
- Nuclear deterrence (khusus varian Prancis)
(Tribunnews.com/ Andari Wulan Nugrahani)