Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Indonesia-AS Sepakat Percepat Negosiasi Tarif, Target Rampung dalam Tiga Minggu

Indonesia dan AS sepakat percepat negosiasi tarif selama tiga minggu, bahas ekonomi digital, investasi, dan kerja sama mineral kritis.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Indonesia-AS Sepakat Percepat Negosiasi Tarif, Target Rampung dalam Tiga Minggu
ISTIMEWA
TARIF RESIPROKAL - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaksanakan pertemuan dengan U.S. Secretary of Commerce Howard Lutnick di Washington DC, AS, Rabu (9/7/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) sepakat untuk mempercepat proses perundingan tarif dagang bilateral. Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan antara Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan 

U.S. Secretary of Commerce Howard Lutnick dan United States Trade Representative Jamieson Greer, pada Rabu (9/7/2025). 

Kedua negara menargetkan penyelesaian negosiasi dalam waktu tiga minggu ke depan guna menjaga stabilitas dan keberlanjutan hubungan dagang strategis.

Pertemuan di Washington AS ini menjadi langkah penting dalam upaya memperkuat kerja sama  perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Hadapi Tarif Impor AS, DPR Minta Pemerintah Perkuat Diplomasi Ekonomi dan Perdagangan

Menyusul pengumuman Presiden AS Donald Trump pada 7 Juli 2025, delegasi Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang diterima oleh Pemerintah AS untuk membahas kelanjutan kesepakatan tarif. 

Langkah ini mencerminkan kuatnya komitmen kedua negara untuk menjaga stabilitas hubungan dagang. 

Dalam pertemuan tersebut, Airlangga menyampaikan apresiasi atas proses negosiasi yang selama ini berjalan konstruktif dengan pihak AS. 

Rekomendasi Untuk Anda

Perundingan mencakup isu-isu tarif, hambatan non-tarif, ekonomi digital, keamanan ekonomi, serta kerja sama komersial dan investasi. 

Indonesia dan AS sepakat untuk mengintensifkan perundingan tarif dalam tiga minggu ke depan untuk memastikan hasil terbaik bagi kedua belah pihak. 

"Kami sudah memiliki pemahaman yang sama dengan AS terkait progres perundingan. Ke depan, kita akan terus 

berupaya menuntaskan negosiasi ini dengan prinsip saling menguntungkan,” ujar Airlangga. 

Airlangga juga menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan AS selama ini terjalin sangat baik dan perlu terus diperkuat. 

"Kami ingin meningkatkan hubungan komersial Indonesia dengan AS. Minggu lalu, perusahaan-perusahaan Indonesia di bidang pertanian dan energi telah menandatangani MoU dengan perusahaan-perusahaan AS untuk pembelian produk unggulan AS dan meningkatkan investasi,” kata Airlangga. 

Menurutnya Indonesia dan AS juga melihat potensi besar untuk memperluas kerja sama di sektor strategis seperti mineral kritis. 

"AS menunjukkan ketertarikan yang kuat untuk memperkuat kemitraan di bidang mineral kritis. Indonesia memiliki cadangan besar nikel, tembaga, dan kobalt, dan kita perlu mengoptimalkan potensi kerja sama pengolahan mineral kritis tersebut,” kata Airlangga. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas