Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Australia Gelar Latihan Perang Terbesar, Kerahkan Lebih dari 35.000 Personel

Latihan militer bilateral terbesar dalam sejarah Australia, Exercise Talisman Sabre 2025 resmi dimulai pada Minggu (13/7/2025).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Australia Gelar Latihan Perang Terbesar, Kerahkan Lebih dari 35.000 Personel
Tangkapan layar YouTube Sky News
LATIHAN PERANG - Tangkapan layar YouTube Sky News pada Senin (14/7/2025) yang menampilkan Ribuan tentara dari 13 negara telah berkumpul untuk latihan perang di Queensland pada tahun 2023. Latihan militer bilateral terbesar dalam sejarah Australia, Exercise Talisman Sabre 2025 resmi dimulai pada Minggu (13/7/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Latihan militer bilateral terbesar dalam sejarah Australia, Exercise Talisman Sabre 2025 resmi dimulai pada Minggu (13/7/2025).

Latihan militer ini dibuka dengan upacara pembukaan di atas kapal pendarat HMAS Adelaid, dikutip dari Anadolu Ajansi.

Upacara pembukaan di Sydney dihadiri oleh Wakil Komandan Jenderal Pasifik AS, Letnan Jenderal JB Vowell, dan Kepala Operasi Gabungan Australia, Wakil Laksamana Justin Jones.

Menurut Vice-Admiral Jones, ini menunjukkan kekompakan aliansi multi-negara untuk menjaga perdamaian dan stabilitas.

Kini memasuki iterasi ke‑11, Talisman Sabre 2025 menandai skala dan kompleksitas tertinggi dari semua latihan sebelumnya Defence Ministers.

Selama tiga minggu ke depan, lebih dari 35.000 personel militer dari Australia dan mitra Internasional akan beroperasi di berbagai lokasi.

Mulai dari Queensland, Australia Barat, New South Wales, Pulau Christmas dan untuk pertama kalinya Papua Nugini.

Rekomendasi Untuk Anda

Negara-negara peserta meliputi AS, Kanada, Fiji, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Jepang, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Papua Nugini, Filipina, Korea Selatan, Singapura, Thailand, Tonga, dan Inggris. Malaysia dan Vietnam hadir sebagai pengamat.

Latihan akan meliputi berbagai kegiatan internsif.

Seperti, latihan tembak langsung, operasi darat, pendaratan amfibi, latihan udara dan maritim, hingga pengujian sistem baru seperti UH‑60M Black Hawks, Precision Strike Missiles.

Talisman Sabre 2025 mencetak sejarah dengan melaksanakan sebagian kegiatan di Papua Nugini, menandakan meningkatnya integrasi militer regional di Pacifik Defence Ministers.

Baca juga: Menlu Australia: Kami Dukung Serangan Amerika Serikat ke Iran

Latihan ini memperkuat hubungan pertahanan AS–Australia, dan terjadi bersamaan dengan kunjungan PM Anthony Albanese ke China.

Keputusan latihan juga menjadi bagian dari strategi pencegahan terhadap meningkatnya ketegangan di Indo‑Pasifik, khususnya mengenai Taiwan.

Menteri Pertahanan Industri Australia Pat Conroy memperkirakan kapal pengintai Tiongkok akan memonitor kegiatan Talisman Sabre.

Hal ini juga pernah mereka lakukan sejak 2017.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas