Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Israel Izinkan Akses Terbatas Pasukan Suriah ke Wilayah Sweida Selama 48 Jam

Pemerintah Israel telah memberikan izin terbatas kepada pasukan Suriah untuk memasuki wilayah Sweida di Suriah selatan selama 48 jam ke depan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Israel Izinkan Akses Terbatas Pasukan Suriah ke Wilayah Sweida Selama 48 Jam
angkapan layar YouTube France24
TENTARA SURIAH - Tangkapan layar YouTube France24 yang diambil pada Jumat (18/7/2025) menampilkan tentara Suriah di Sweida pada hari Rabu (16/7/2025). Pemerintah Israel telah memberikan izin terbatas kepada pasukan keamanan internal Suriah 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Israel telah memberikan izin terbatas kepada pasukan keamanan internal Suriah untuk memasuki wilayah Sweida di Suriah selatan selama 48 jam ke depan.

Keputusan ini diumumkan pada hari Jumat (18/7/2025) oleh seorang pejabat Israel yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

"Mengingat ketidakstabilan yang sedang berlangsung di Suriah barat daya, Israel telah setuju untuk mengizinkan masuknya pasukan keamanan internal (Suriah) secara terbatas ke distrik Sweida selama 48 jam ke depan," kata pejabat itu kepada wartawan, dikutip dari Al-Arabiya.

Langkah ini diambil di tengah meningkatnya kekerasan antara kelompok pejuang Druze dan suku Badui yang meletus awal pekan ini. 

Pertempuran tersebut memicu campur tangan dari pemerintah Suriah, yang mengerahkan pasukan ke wilayah Sweida, yang kemudian memicu kekerasan lebih lanjut.

Meskipun mengizinkan akses terbatas, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mempertegas bahwa kebijakan negaranya tetap tidak mengizinkan kehadiran militer Suriah di selatan Damaskus, dikutip dari Al Jazeera.

Pernyataan tersebut muncul setelah Israel melakukan serangkaian serangan udara terhadap target di Suriah, termasuk Kementerian Pertahanan dan wilayah dekat istana presiden di Damaskus.

Rekomendasi Untuk Anda

Pemerintah Israel menyatakan bahwa intervensinya bertujuan untuk melindungi komunitas Druze dan memastikan kawasan selatan tetap didemiliterisasi. 

Komunitas Druze sendiri merupakan minoritas agama yang tersebar di Suriah, Lebanon, dan juga Israel, dan memiliki hubungan erat dengan populasi Druze di Israel.

Pada Rabu, sebuah gencatan senjata diumumkan, sempat meredakan pertempuran sengit antara kelompok Druze dan Badui. 

Baca juga: Suriah Cap Israel Biang Kerok Kekacauan Usai Gempur Sweida, Tewaskan 350 Warga

Pasukan Suriah mundur dari Sweida setelah gencatan senjata diumumkan.

Namun, kekerasan kembali pecah pada Kamis malam. 

Laporan dari media Suriah menyebutkan bahwa militer Israel kembali melancarkan serangan di Provinsi Sweida, meskipun militer Israel membantah klaim tersebut.

Kronologi Bentrokan di Sweida dan Serangan Israel

Ketegangan di wilayah Sweida telah berlangsung selama lebih dari sebulan. 

Pada 13 Juni, bentrokan pecah antara suku-suku Arab Badui dan kelompok-kelompok bersenjata Druze di Sweida

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas