Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cincin Api Pasifik Kembali Aktif, Wilayah Kamchatka Rusia Timur Diguncang 5 Gempa M 6,6-M 7,4

Guncangan besar tersebut memicu peringatan tsunami dan meningkatkan kewaspadaan otoritas Rusia serta badan pemantau internasional

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Cincin Api Pasifik Kembali Aktif, Wilayah Kamchatka Rusia Timur Diguncang 5 Gempa M 6,6-M 7,4
NET
GEMPA BUMI - Gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang lepas pantai timur Semenanjung Kamchatka, Rusia Timur Jauh, pada Minggu (20/7/2025). Guncangan besar tersebut memicu peringatan tsunami dan meningkatkan kewaspadaan otoritas Rusia serta badan pemantau internasional. 

Namun, setelah penilaian lebih lanjut, peringatan tersebut resmi dicabut karena gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami lintas samudra.

Kamchatka, Kawasan Paling Aktif Seismik di Rusia

Kamchatka dikenal sebagai wilayah dengan aktivitas seismik dan vulkanik paling tinggi di Rusia. Terletak di jalur Cincin Api Pasifik, kawasan ini menjadi titik temu lempeng-lempeng tektonik utama seperti Lempeng Pasifik dan Lempeng Amerika Utara.

Zona subduksi ini kerap memicu gempa besar maupun letusan gunung berapi. Di Kamchatka terdapat lebih dari 300 gunung berapi, sekitar 30 di antaranya masih aktif.

Kondisi geologis inilah yang menjadikan wilayah ini rawan bencana, namun juga penting sebagai lokasi riset bagi para ahli seismologi dan vulkanologi dunia.

Belum Ada Laporan Korban

Hingga Minggu malam waktu setempat, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan besar akibat gempa maupun gelombang tsunami.

Rekomendasi Untuk Anda

Otoritas penanggulangan bencana Rusia terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi evakuasi jika diperlukan.

Tim SAR dan pemantau aktivitas seismik juga telah dikerahkan ke berbagai titik untuk mengantisipasi gempa susulan yang masih berpotensi terjadi. (Tass/India Today)

 

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas