Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pakistan Tangkap 11 Tersangka dalam Video Pembunuhan 'Honour Killing'

Kepolisian Pakistan menangkap 11 tersangka dalam video pembunuhan 'Honour Killing' atau pembunuhan yang dilakukan demi mempertahankan kehormatan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Pakistan Tangkap 11 Tersangka dalam Video Pembunuhan 'Honour Killing'
Konsulat Pakistan di Arab Saudi
BENDERA PAKISTAN - Gambar diambil dari website Konsulat Pakistan di Arab Saudi, Senin (21/7/2025). Pada 21 Juli 2025, Kepolisian Pakistan menangkap 11 tersangka dalam video pembunuhan 'Honor Killing' atau pembunuhan yang dilakukan demi mempertahankan kehormatan. 

TRIBUNNEWS.COM - Kepolisian Pakistan menangkap sebelas tersangka setelah sebuah video muncul di media sosial yang memperlihatkan seorang wanita dan seorang pria ditembak mati karena menikah di luar keinginan keluarga mereka.

Pembunuhan tersebut merupakan salah satu kasus honour killing atau pembunuhan yang dilakukan demi mempertahankan kehormatan.

Pasangan itu, yang tidak diidentifikasi, ditembak mati atas perintah dewan suku setempat bulan lalu di provinsi Balochistan, barat daya Pakistan.

Otoritas provinsi Balochistan melakukan penyelidikan setelah video itu menjadi viral.

"Sebelas tersangka telah ditangkap," kata kepala menteri provinsi Balochistan, Sarfraz Bugti, dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (21/7/2025), beberapa jam setelah ia mengumumkan bahwa lokasi dan orang-orang dalam video telah diidentifikasi.

"Sebuah kasus telah didaftarkan terhadap semua yang terlibat," kata Bugti, seraya menambahkan bahwa mereka akan dituntut. 

Video tersebut memperlihatkan orang-orang di padang pasir, dan beberapa truk pikap serta SUV yang tampaknya mereka tumpangi ke sana.

Rekomendasi Untuk Anda

Perempuan itu diberi Al-Qur'an dan kemudian berkata kepada seorang pria, "Ayo jalan tujuh langkah bersamaku, setelah itu kau boleh tembak aku."

Pria itu kemudian mengikutinya beberapa langkah. 

Seorang pejabat polisi setempat mengatakan wanita itu tidak menangis atau meminta belas kasihan.

"Anda hanya boleh menembak saya. Tidak lebih dari itu," kata perempuan itu dalam bahasa daerah Brahavi, yang diterjemahkan oleh petugas.

Baca juga: Viral Wanita Ingin ke Pakistan Temui Pacar yang Dikenal dari FB, Petugas Imigrasi: Indikasi Penipu

Tidak jelas apa yang ia maksud dengan "tidak lebih dari itu". 

Pria yang mengikuti perempuan tersebut kemudian mengarahkan pistol ke arahnya saat ia membelakangi si penembak.

Perempuan itu, yang terbungkus selendang, berdiri diam saat tembakan dilepaskan. 

Ia tetap berdiri setelah dua tembakan, dilepaskan dari jarak dekat, dan jatuh ke tanah setelah tembakan ketiga.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas