Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.248: India Kirim Bahan Peledak ke Rusia Meski Terancam Sanksi

India kirim bahan peledak ke Rusia meski terancam sanksi; Ukraina perkuat lembaga antikorupsi, rakyat sipil jadi korban serangan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.248: India Kirim Bahan Peledak ke Rusia Meski Terancam Sanksi
Tangkapan Layar Video X/Twitter
Tangkapan Layar Video X/Twitter. Perdana Menteri India, Narendra Modi melawat Moskow pada Senin (9/7/2024). Foto tersebut menunjukkan Presiden Rusia, Putin mengajak PM India Narendra Modi berkeliling istananya. Sebuah perusahaan India mengirimkan bahan peledak senilai 1,4 juta dolar AS ke Rusia pada Desember 2024. 

TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia vs Ukraina telah berlangsung selama 1.248 hari sejak pertama kali meletus pada 24 Februari 2022.

Konflik antara dua negara bertetangga ini mengalami eskalasi besar sejak Rusia menyerbu Ukraina pada Februari 2024.

Dikutip dari laporan The Guardian, sebuah perusahaan India mengirimkan bahan peledak senilai 1,4 juta dolar AS ke Rusia pada Desember 2024.

Senyawa yang dikirim, HMX/octogen, digunakan dalam hulu ledak rudal, motor roket, dan bom.

Pemerintah AS menyatakan bahwa HMX/octogen merupakan komponen penting dalam upaya perang Rusia.

Washington telah memperingatkan India bahwa ekspor produk terkait militer ke Rusia berisiko terkena sanksi.

Di sisi lain, Ukraina terus memperkuat fondasi hukumnya di tengah konflik yang berkepanjangan.

Rekomendasi Untuk Anda

Badan Antikorupsi Ukraina, NABU, menyatakan RUU baru yang diajukan ke parlemen pada Kamis (24/7/2025) memulihkan kewenangan prosedural dan jaminan independensi bagi NABU dan SAPO.

RUU tersebut didesak segera disahkan guna mencegah ancaman tuntutan pidana terhadap lembaga antikorupsi.

Selengkapnya, inilah update perang Rusia vs Ukraina yang telah memasuki hari ke-1.248.

RUU Baru Perkuat NABU dan SAPO

Baca juga: Ribuan Berunjuk Rasa di Ukraina saat Zelenskyy Tandatangani RUU yang Melemahkan Lembaga Anti-Korupsi

Badan Antikorupsi Ukraina, NABU, menyatakan RUU baru yang diajukan ke parlemen pada Kamis (24/7/2025) memulihkan kewenangan prosedural dan jaminan independensi bagi NABU dan SAPO.

NABU bertugas menyelidiki kasus korupsi, sementara SAPO menuntutnya di pengadilan.

Dalam pernyataan resmi, NABU menyebut kedua lembaga ikut menyusun RUU tersebut.

NABU mendesak parlemen segera mengesahkan inisiatif presiden secara menyeluruh.

RUU ini dinilai penting untuk mencegah tuntutan pidana terhadap NABU dan SAPO.

UE Sambut Pemulihan Otonomi Lembaga Antikorupsi Ukraina

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas